Kelebihan dan Kekurangan Sistem Graphic User Interface (GUI)!

5

Pengertian Graphic User Interface (GUI)

Graphical User Interface adalah adalah sistem antarmuka yang memungkinkan manusia berinteraksi dengan komputer melalui tampilan grafis.

GUI memudahkan setiap orang bahkan yang awam ilmu komputer agar dapat menggunakan komputer dengan mudah. Seperti halnya menggerakan Cursor pada layar menggunakan mous, atau membuka program atau menu dengan mengklik ikon nya.

GUI menjadi standar desain yang berpusat pada pengguna dalam pemrograman aplikasi perangkat lunak, memberikan pengguna kemampuan untuk mengoperasikan komputer dan perangkat elektronik lainnya secara intuitif melalui manipulasi langsung ikon grafis seperti tombol, scroll bar, window, tab, menu, kursor , dan mouse.

Dimasa kini banyak penerapan GUI yang menghadirkan fitur touchscreen dan voice command pada sistemnya.

Sejarah mencatat bahwa Xerox PARC (Palo Alto Research Center) yang pertama kali meriset tentang GUI. Pada tahun 1984, Apple merilis Macintosh yang menggunakan GUI hasil riset Xerox PARC. Beberapa tahun kemudian, Microsoft merilis sistem operasi Windows-nya  yang juga menggunakan GUI. Apple mengklaim bahwa Microsoft mencuri ide dari Apple.

Microsoft Windows atau lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh Microsoft yang menggunakan antarmuka dengan pengguna berbasis grafik GUI (Graphical User Interface).

Baca Juga :

Cara Kerja Graphic User Interface (GUI)

Prinsip-prinsip desain GUI sesuai dengan pola perangkat lunak model-view-controller, yang memisahkan representasi internal informasi dari cara di mana informasi disajikan kepada pengguna, menghasilkan sebuah platform di mana pengguna diperlihatkan fungsi mana yang mungkin dilakukan tanpa memasukan code perintah.

GUi

Pengguna berinteraksi dengan informasi dengan memanipulasi widget visual, yang dirancang untuk merespons sesuai dengan jenis data yang mereka pegang dan mendukung tindakan yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas pengguna.

Tampilan dari sistem operasi atau perangkat lunak aplikasi dapat dirancang ulang sesuka hati karena sifat GUI yang independen dari fungsi aplikasi. Aplikasi biasanya menerapkan elemen tampilan GUI unik mereka sendiri di samping elemen GUI yang sudah ada pada sistem operasi yang ada.

Pengujian GUI mengacu pada proses sistematis yang menghasilkan kasus pengujian untuk mengevaluasi fungsionalitas sistem dan elemen desainnya.

Alat pengujian GUI yang bersifat manual atau otomatis dan biasanya diimplementasikan oleh operator pihak ketiga, tersedia di bawah berbagai lisensi dan didukung oleh berbagai platform. Contoh populer termasuk: Tricentis Tosca, Tester GUI Squish, Unified Functional Testing (UFT), Maveryx, Appium, dan EggPlant Functional.

Baca Juga : Kuasai 8 Software Desain UI/UX Ini Dijamin Gampang Cari Pekerjaan!

Kelebihan Graphic User Interface (GUI)

1. Desain yang menarik

Dengan adanya mode grafis pada antarmuka GUI ini, bisa membuat pengguna menjadi lebih nyaman dan cenderung bisa mengubah perasaan pengguna ketika menggunakan tampilan GUI. Kamu pun bisa sesuka hati mengganti tampilan GUI yang kamu inginkan

2. Memudahkan Interaksi Pengguna dan Komputer

Interaksi yang dilangsungkan antara pengguna dengan komputer menjadi jauh lebih mudah dan lebih baik karena dengan mode grafis tidak membuat pengguna kebingungan. Hal ini memudahkan mereka dalam melakukan sesuatu dikomputer seperti membuat dokumen, mengedit gambar, maupun memindahkan folder.

3. Mudah Digunakan

Kemudahan yang ditonjolkan pada antarmuka GUI memang begitu banyak, sehingga dalam penggunaan GUI ini memiliki kelebihan dalam kemudahan penggunaan. Dalam penggunaan, hanya sedikit pengguna yang menemui kesulitan, bahkan bisa dibilang tidak ada sama sekali.

Kemudahan digunakan di sini banyak sekali jika diberikan dalam segi contoh, seperti untuk membuka aplikasi tidak memerlukan penulisan perintah pada CMD. Kamu hanya perlu mengklik shortcut icon untuk membukan aplikasi tersebut.

4. Mudah Dipelajari

Sistem GUI memungkinkan pengoperasian komputer menjadi lebih intuitif dan mudah dikuasai tanpa harus praktik sebelumnya atau memiliki pengetahuan tentang mesin komputasi atau bahasa programing. Aplikasi GUI bersifat Self Descriptive, Feedback yang diberikan pun langsung. Sekali kamu klik suatu icon program, maka otomatis program tersebut akan dijalankan atau dibuka.

Baca Juga : Belajar Information Architect, Agar Kamu Makin Jago Desain UX

Kekurangan GUI

  • Menggunakan lebih banyak memori komputer karena tujuannya adalah untuk membuatnya ramah pengguna dan bukan sumber daya yang dioptimalkan. Akibatnya bisa menjadi lambat pada komputer dengan spesifikasi rendah.
  • GUI menjadi lebih kompleks jika pengguna perlu berkomunikasi dengan komputer secara langsung.
  • Tugas tertentu mungkin memakan waktu lama karena banyak menu untuk memilih pilihan yang diinginkan.
  • Perintah tersembunyi harus dicari menggunakan file Bantuan (Help).
  • Aplikasi berbasis GUI membutuhkan lebih banyak RAM untuk dapat dijalankan.
  • Menggunakan lebih banyak daya dalam pemrosesannya dibandingkan dengan jenis antarmuka lainnya.

Bahasa Pemrograman Yang Cocok untuk GUI

Meskipun ada beberapa bahasa pemrograman visual yang berbeda dengan keunggulannya tersendiri. Untuk pengembangan desain GUI, C # atau Java dapat dianggap sebagai opsi yang lebih dominan karena kemampuannya untuk menjalankan GUI secara bersamaan di browser dan sebagai aplikasi desktop. Pilihan lainnya termasuk Python, HTML5 / Javascript, dan C / C ++.

Baca Juga : Mengenal Command Line Interface (CLI) dan Kelebihannya!

Sumber : omnisci.com

Share.

About Author

Techfor Id