Tugas dan Tanggung Jawab UX Researcher Yang Wajib Kamu Tahu!

13

Tugas UX Researcher (Peneliti User Experience) adalah untuk memberikan jawaban atas pertanyaan paling menantang dalam mendesain produk.

Peneliti UX mengungkapkan apa yang dibutuhkan konsumen dari produk bisnis dengan melakukan penelitian utama, mengeksplorasi perilaku dan motivasi konsumen, serta bekerja dengan departemen Desain Produk, Manajemen Produk, dan Pengembangan Produk dalam mengembangkan fitur produk baru.

Peneliti UX juga harus memainkan peran dalam menginspirasi perubahan di semua tahap pengembangan produk melalui pengiriman presentasi tertulis, lisan, dan visual yang menarik tentang temuannya.

Namun, peran paling mendasar dari Peneliti UX adalah untuk membantu seluruh tim User Experience (UX) dalam memahami apa yang akan memastikan bahwa pengalaman konsumen dengan produk terasa lebih intuitif, menyenangkan, mudah diakses, dan bermanfaat.

Selain itu, Peneliti UX yang baik mengevaluasi semua fitur yang berkontribusi pada pengalaman konsumen, memberikan keahlian, berkolaborasi secara internal, dan mempelopori suatu proyek.

kursus website terbaik

Baca Juga :

Tugas dan Tanggung Jawab UX Researcher

Collaboration (Kolaborasi) : UX Researcher bertugas memfasilitasi keterlibatan dan kolaborasi di berbagai disiplin ilmu dalam bisnis. Dalam kapasitas ini, tujuan Peneliti UX adalah untuk memastikan bahwa kebutuhan konsumen dipahami dengan baik dan dipertimbangkan secara serius di semua departemen produk.

Peneliti UX juga berkaitan erat dengan Pengembang Produk, Manajer Produk, Desainer Interaksi, dan departemen produk lainnya untuk tujuan mempromosikan praktik terbaik dalam penelitian konsumen.

Research (Riset) : Sesuai namanya, Peneliti UX bertanggung jawab untuk mempelopori perencanaan dan melakukan penelitian terhadap konsumen pada setiap tahap lifecycle produk. Mulai dari membangun konsep, validasi prototipe, hingga pengujian kegunaan pada produk akhir.

Pada kapasitas ini, Peneliti UX bekerja sama dengan peneliti Senior UX dalam pengembangan bersama, melacak kebutuhan dan tujuan penelitian konsumen. Tujuan dari ini adalah untuk memastikan bahwa riset konsumen secara konsisten mendukung inisiatif produk.

Mentoring (Pembelajaran) :  Sebagai spesialis dalam meneliti pengalaman pengguna (User Experience), wajar jika Peneliti UX ditugaskan untuk memberikan edukasi atau pembelajaran kepada departemen lain.

Pada kapasitasnya, Peneliti UX mendokumentasikan dan menyajikan temuan penelitian produk yang dapat ditindaklanjuti ke berbagai departemen Manajemen Produk. Presentasi hasil penelitian disampaikan dengan cara menarik yang terdiri dari laporan lisan, visual, dan tertulis.

Baca Juga : Kuasai 8 Software Desain UI/UX Ini Dijamin Gampang Cari Pekerjaan!

Sebagai contoh, Peneliti UX akan menyampaikan temuan penelitian produk yang kompleks namun bermanfaat ke departemen pengembangan produk, sebagian besar terdiri dari insinyur, dengan cara yang kreatif dan menarik yang dapat mereka hubungkan dan pahami sebagai insinyur.

Ini bertujuan untuk membantu mereka mendesain produk secara iteratif yang memuaskan pengalaman konsumen (UX).

Internal Development (Pengembangan Internal) : Menjadi spesialis peneliti, Peneliti UX memiliki posisi yang lebih baik untuk memahami poin-poin kuat dalam penjualan suatu produk. Selain itu, peneliti UX harus dapat memahami keunggulan kompetitif produknya.

Untuk alasan ini, Peneliti UX juga bertugas sebagai advokat untuk nilai produk serta nilai penelitian konsumen dalam menangani kebutuhan produk.

Pada kapasitas ini, Peneliti UX memberikan poin perbaikan yang jelas untuk produk dan pendekatan penelitian ke berbagai tim produk termasuk Peneliti Senior UX.

Research Design (Mendesain Hasil Riset) : Ini adalah perpanjangan dari peran penelitian dan fungsi mendasar dari Peneliti UX. Peneliti UX bertanggung jawab untuk merancang desain penelitian yang kuantitatif dan kualitatif untuk aplikasi di semua departemen produk.

Pendekatan ini, bagaimanapun nantinya diteruskan ke Peneliti Senior UX untuk pertimbangan lebih lanjut sambil menunggu persetujuan dari mereka.

Dalam menjalankan fungsi ini, Peneliti UX menyesuaikan pendekatan penelitian yang diusulkan sedemikian rupa sehingga mereka menyediakan solusi untuk masalah-masalah inti yang secara teratur muncul dalam setiap tahapan lifecycle produk.

Baca Juga : Panduan Teknologi Blockchain Untuk Pemula!

Kualifikasi Yang di Butuhkan Seorang UX Researcher

Education (Edukasi) : Calon kandidat untuk posisi UX Researcher atau Peneliti User Experience (UX) harus memiliki gelar Sarjana salah satunya dalam Asosiasi Bisnis, Pemasaran, Ekonomi, Ilmu Komputer, Ilmu Kognitif, Psikologi, Ilmu Informasi, atau bidang terkait lainnya. Pengalaman kerja yang dibidang yang sama bisa menjadi nilai tambah untuk bidang terkait.

Experience (Pengalaman) : kandidat yang cocok harus memiliki setidaknya 2 tahun pengalaman kerja dalam analisis statistik, analisis kualitatif, analisis kuantitatif, moderasi kegunaan produk, desain eksperimental, dan pemilihan metode pengujian.

Selain itu, seorang kandidat UX Researcher wajib memiliki pengalaman sukses yang terbukti dalam integrasi riset konsumen ke dalam praktik desain produk bisnis dan menggunakan alat uji coba produk seperti Keynote

Seorang calon Peneliti UX harus menampilkan pemahaman yang kuat tentang kekuatan dan keterbatasan metode penelitian yang berbeda, termasuk kapan dan bagaimana menerapkannya dalam analisis produk / pasar / konsumen.

Communication Skill (Keahlian Komunikasi yang Baik) : Peran Peneliti UX melibatkan beberapa konsep penelitian yang cukup rumit yang sulit dipahami oleh sebagian besar orang dalam bisnis ini dalam versi mentah mereka.

Untuk alasan ini, Peneliti UX harus memiliki keterampilan komunikasi yang sangat baik untuk dapat menyampaikan konsep-konsep dan temuan-temuan metodologi penelitiannya kepada personel departemen produk dan kepada personel yang bekerja sama lainnya dengan cara yang jelas, sederhana, dan dapat dikaitkan. Keterampilan komunikasi para Calon harus baik dalam bentuk tertulis maupun secara verbal.

Problem Solver (Pemberi Solusi) : Peran Peneliti UX adalah peran yang dirancang untuk perumusan solusi penelitian yang dapat ditindaklanjuti untuk masalah penelitian produk dan departemen produk. Untuk alasan ini, Peneliti UX harus memiliki mampu memecahkan masalah dalam waktu singkat. Peneliti UX harus dapat menghasilkan solusi kreatif dan mempertimbangkan berbagai solusi alternatif untuk setiap masalah.

Software : Peneliti UX juga dituntut bisa memberikan presentasi yang terperinci, berkualitas tinggi, menarik, dan interaktif kepada Peneliti Senior UX dan departemen produk lainnya. Karena itu, sangat penting untuk Peneliti UX memiliki keahlian dalam menggunakan software desain seperti Sketch, InDesign, Illustrator, Keynote dan Photoshop.

UX Researcher juga harus mahir dalam menggunakan Ms Word dan Tool analitik Ms Excel.

Berikutnya Baca : Belajar Information Architect, Agar Kamu Makin Jago Desain UX

Sumber : cleverism.com

Share.

About Author

Techfor Id