Programming

Keutamaan Intelegent Automation Untuk Bisnis Serta Jenisnya

Apa itu Intelegent Automation ?

Intelegent Automation adalah sebuah istilah yang mengambarkan solusi holistik untuk transformasi dunia digital. Umumnya bergantung pada Process Management (BPM) sebagai orkestra untuk User, Tasks, System, dan Robot (RPA) tergantung dari kebutuhan bisnis saat itu juga.

Disisi yang lain, ia juga menggambarkan penggunaan Analytics dan kecerdasan buatan (AI) untuk sistem otomatisasi (Automated) dan Keputusan berbasis data (Intelegent Decision)

Intelegent Automation juga merupakan  integrasi antara berbagai sistem yang digunakan di perusahaan. Integrasi akan mencegah duplikasi data dalam sistem dan pengguna hanya perlu bekerja pada satu platform saja.

4 Pillar Intelegent Automation

Walau terdengar simpel, tapi sebenarnya ada 4 teknologi penopang dalam Intelegent Automation dengan peran masing-masing yang berbeda satu sama lain. Diantaranya :

1. Business Model Management (BPM)

BPM adalah teknologi proses otomatisasi yang bertugas untuk menghubungkan pengguna, sistem, dan data secara efisien.

Tujuan utamanya yaitu memastikan bahwa operasi dan infrastruktur proses bisnis tampak solid. Ia berperan sebagai lapisan dasar dalam organisasi, mengotomatiskan perilaku proses kompleks yang mengharuskan seseorang untuk campur tangan dalam entri data dan pengambilan keputusan, penggunaan sistem pada saat-saat tertentu seperti penghitungan atau integrasi, kontrol tindakan serta pembuatan dan penyimpanan data.

Dengan kata lain, BPM memainkan peran sebagai konduktor dalam suatu organisasi, penugasan karyawan, pengguna eksternal, atau sistem mana yang harus bertindak setiap saat, dan memastikan pelacakan dan penyimpanan lengkap semua informasi yang dipertukarkan dan dihasilkan selama proses tersebut. , dari awal sampai akhir.

2. Robotic Process Automation (RPA)

Robotic Process Automation adalah teknologi yang bertujuan untuk mengurangi campur tangan manusia pada aplikasi komputer. terutama pada tugas berulang (Looping)  yang memiliki perbedaan di setiap iterasinya.

Secara sederhana, RPA meliputi proses pembuatan robot yang meniru tingkah laku manusia dengan aplikasi komputer konvensional. Akan tetapi dapat Meminimalisir error, Meningkatkan fleksibilitas, Efisien dan masih banyak lagi yang lainnya yang tidak bisa dicapai dengan campur tangan manusia.

Teknologi ini cocok untuk menggantikan tugas manual sederhana dan berulang seperti entri data dalam aplikasi. Dengan demikian karyawan bisa lebih fokus pada bidang lainnya seperti pengambilan keputusan atau meningkatkan relasi dengan pelanggan.

3. Artificial Intelegence (AI)

Artificial Intelligence adalah simulasi kecerdasan manusia dengan mesin. Dengan kata lain, menciptakan sistem yang mampu belajar dan bernalar seperti manusia. AI sangat identik dengan konsep yang diterapkan pada :

  • Machine Learning
  • Deep Learning
  • Natural Language Processing
  • Visual Recognition
  • Big Data

Dan masih banyak yang lainnya.

Walau memiliki konsep yang amat luas dan meliputi banyak tingkatan (mulai dari otomatisasi sederhana sampai virtual assistant kompleks). Namun AI sangat cocok diterapkan untuk lingkungan bisnis :

  • Menguraikan pola dari pengalaman sebelumnya.
  • Pengambilan keputusan yang cerdas.
  • Analisis preskriptif dan prediktif.
  • Meningkatkan pengalaman pengguna.

4. Integration

Koneksi dan integrasi antar sistem adalah salah satu masalah terbesar bagi perusahaan, karena setiap sistem atau perangkat lunak memiliki ciri khasnya tersendiri.

Mereka umumnya menawarkan Application Programming Interface (API) untuk berinteraksi, yang biasanya didasarkan pada beberapa standar seperti SOAP (diterapkan di Layanan Web) atau REST (berdasarkan protokol HTTP), misalnya.

Singkatnya, Intelegence Automation lahir sebagai istilah yang terkait dengan transformasi digital, dan mengusulkan solusi nyata dengan menggabungkan empat cabang teknologi: BPM, RPA, Kecerdasan Buatan(AI), dan Integrasi.

Kasus yang ideal adalah perusahaan dengan tulang punggung yang diatur oleh alur kerja (menggunakan BPM) yang melibatkan pengguna, sistem, data dan dokumen; menggunakan RPA pada momen dan tugas tertentu (untuk mengatasi kemacetan dalam tugas manual sebelumnya); dengan pengambilan keputusan hybrid atau campuran antara manajer dan otomatisasi berdasarkan Artificial Intelligence.

About the author

Techfor Id

Leave a Comment

Open chat