5 Masalah Desain yang Membuat Para Pengembangnya Frustasi!

0

Jika kamu seorang pengembang yang bekerja dibagian frontend dan berkolaborasi dengan tim desain, atau jika kamu seorang desainer UI / UX yang mengerjakan proyek desain dan berkolaborasi dengan pengembang, Pasti kamu seringkali merasa frustasi yang datang bersamaan dengan desain yang dikerjakan.

Penting untuk dicatat bahwa bukan hanya tugas desainer untuk membuat hidup developer menjadi mudah dan menyesuaikan dengan preferensi mereka. Faktanya, Seorang developer harus mampu memahami apa yang dipikirkan desainer begitu pula sebaliknya.

Berikut ini adalah 6 masalah yang sering membuat baik developer maupun desainer merasa frustasi serta solusinya.

1. Visi yang tidak realistis

Frustrasi nomor satu yang dihadapi pengembang di masa lalu adalah desain atau interaksi yang tidak mungkin diterapkan dalam waktu dan anggaran yang di alokasikan.

Kamu mungkin pernah mendengar seorang desainer atau developer yang mengeluh mengenai hal tersebut dan meminta diadakan revisi desain. Untuk menghindari masalah ini maka :

  • Selalu pertimbangkan kelayakan
  • Libatkan pengembang sejak hari pertama
  • Lakukan stand-up harian, bagikan tujuan dan proses
  • Berada di ruangan yang sama, duduk bersama, co-location itu penting
  • Dokumentasikan detail animasi
  • Tentukan model spasial dan pikirkan secara berlapis

2. Aset yang tidak tersedia

Salah satu frustrasi terbesar dari setiap pengembang yang bekerja untuk mengimplementasikan desain adalah ketersediaan aset dan / atau formatnya yang berbeda. Agar aset dapat diskalakan dengan benar, diperlukan versi 2x dan 3x nya.

Untuk itu maka :

  • Memisahkan semua aset Anda dalam sistem desain
  • Memastikan aset tersedia dalam resolusi berbeda
  • Buat pedoman khusus platform
  • Minta pengembang untuk mempelajari dan mengekstrak aset mereka sendiri

3. Format yang tidak konsisten

Terkadang dalam tim kecil dan seringkali karena kurangnya kerangka sistem desain, para desainer sering lupa untuk memutuskan format warna yang mereka gunakan. Biasanya pemformatan dibiarkan untuk ditangani oleh tool desain.

Namun, saat membuat kode, pengembang bisa sangat frustrasi ketika separuh warna dalam format HEX dan separuh lainnya adalah RGB.

Seringkali yang terjadi adalah tool desain mengeluarkan RGB untuk hal-hal seperti Bordering, Box-shadow, dan HEX untuk latar belakang dasar.

Ini bisa diperbaiki dengan cara :

  • Hindari mengandalkan alat desain untuk menghasilkan kode warna
  • Luangkan waktu untuk sistem desain dan palet warna sejak dini
  • Tetap gunakan warna yang sama di seluruh desain, dan
  • Pastikan kamu hanya menggunakan satu format untuk warna kamu, lalu tanyakan pada pengembang format mana yang mereka sukai

4. Paradigma Pemberian Nama

Ketika memuat atau menerapkan suatu warna, seringkali seorang pengembang dibuat pusing oleh pemberian nama. Belum lagi jika warna yang ditampilkan identik atau hampir mirip satu sama lain.

Disamping itu juga, hal yang sama terjadi untuk assets maupun layer yang digunakan. Oleh sebab itu penting untuk desainer untuk memikirkan dan menentukan warna dan memberi nama assets ketika membuatnya.

Namun tenang, solusinya yaitu :

  • Secara unik memberi nama semua warna dan nuansa pada tingkat sistem desain
  • Memberi nama assets dan layer saat kamu membuatnya
  • Memutuskan dan menggunakan kosakata yang benar yang berguna di kedua sisi

5. Label yang bertentangan di versi Mobile dan Desktop

Sebagai seorang desainer, kamu akan dikejutkan dengan detail kecil yang diandalkan developer saat menerapkan desain dalam kode.. Misalnya, label dan pemosisiannya harus memiliki piksel yang sempurna di seluruh layar dan perangkat dan dapat menyebabkan frustrasi jika tidak dipikirkan dengan baik.

Guna memastikan label dan posisi (alignment) sesuai maka :

  • Gunakan kembali komponen kamu di seluruh platform sebanyak mungkin
  • Gunakan tata letak otomatis jika diperlukan dalam komponen sistem desain kamu
  • Selalu gunakan sistem kisi untuk memasang elemen di tempat yang tepat

Sumber :uxplanet.org

Share.

About Author

Techfor Id

Leave A Reply