Cara Artificial Intelligence (AI) Mengubah Industri Otomatisasi Marketing

0

Artificial Intelligence (AI) adalah kata yang semakin mendapatkan perhatian di dunia digital saat ini. Misalnya saja seperti  Mobil mandiri (Mobil yang terintegrasi dengan AI), atau aplikasi yang secara otomatis memutar lagu yang kamu suka

Itu semua adalah contoh sederhana dari Artificial Intelligence (AI) dalam kehidupan sehari-hari. Ada banyak platform pemasaran yang menjanjikan AI. Tapi apakah produk tersebut bisa memenuhi janji itu?  Bisakah AI meniru kecerdasan manusia dan melakukan tugas pemasaran sebaik atau lebih baik dari manusia ?

Saat Marketer terus-menerus  mengeksplorasi pro dan kontra dalam memanfaatkan teknologi baru ini dalam upaya pemasaran mereka, berikut adalah lima cara di mana AI dapat terbukti bermanfaat bagi perusahaan kamu.

1. Melebarkan Jangkauan Audiens

Salah satu keuntungan AI yang sudah dikenal yaitu menarik calon pengunjung atau pelanggan yang relevan menuju website atau aplikasimu. Membuat banyak pelaku marketer menghindari penggunaan teknik kecurangan dalam proses tersebut

AI memberikan kekuatan untuk marketer agar bisa mengidentifikasi dan menarik pengguna yang memiliki kriteria erat dengan Buyer persona yang ditargetkan.

Misalnya saja AI pada platform LinkedIn, ia membuat platform tersebut bisa memahami apa yang membuat penggunanya tertarik dan riwayat interaksi disajikan berdasarkan topik tertentu, format unik, dan konten relevan agar sesuai dengan minat pengguna.

Fungsi lainnya dari AI yaitu membuat seorang marketer menghasilkan data yang bisa dijadikan titik acuan untuk menentukan seperti apa strategi marketing berikutnya.

2. Meningkatkan Pengalaman Pengguna (UX)

Saat garis antara pemasaran online dan offline mulai kabur dan dunia digital berubah menjadi labirin saluran dan perangkat yang rumit, penting untuk menawarkan pengalaman yang mulus saat pengguna kamu menavigasi berbagai konten dengan brandmu.

AI dapat membantu membangun pengalaman pengguna yang menarik dan dipersonalisasi yang tersebar di berbagai saluran kamu termasuk pengalaman di dalam toko.

Contoh klasiknya adalah Coca-Cola yang menggunakan data dan AI untuk mengembangkan pengalaman pelanggan yang inovatif di seluruh titik kontak online dan offline mereka termasuk mesin penjual otomatis dan chatbot yang didukung dengan Artificial Intelligence (AI).

3. Mendorong Konversi Penjualan

Untuk sebagian besar bisnis yang ingin mengembangkan bisnis online mereka, penting untuk hadir bersama pengguna saat membuat keputusan pembelian

Dengan demikian, banyak merek berisiko mengirimkan komunikasi pemasaran yang tidak relevan.Facebook dan Google Dynamic Ads adalah contoh periklanan yang didukung AI yang membantu pemasar mempersonalisasi iklan dalam skala besar untuk target audiens yang mereka inginkan.

4. Engage kembali User yang hilang

Seorang Mobile Marketer  akan mengetahui tantangan yang terlibat dalam mempromosikan pemasangan aplikasi. Namun tantangan yang lebih besar adalah untuk melibatkan dan mempertahankan pengguna ini.

Membangun percakapan kontekstual dan memberikan nilai dengan basis 1: 1 adalah kunci sukses. Dengan kekuatan AI, aplikasi dilengkapi untuk menawarkan rekomendasi yang dipersonalisasi dan bantuan seperti manusia yang membawa pengguna kembali ke aplikasi.

Platform otomatisasi pemasaran dapat membantu merek menjangkau pengguna aplikasi di luar aplikasi dan melibatkan mereka dengan penawaran yang dipersonalisasi.

Marketing Automation memungkinkan pemasar untuk melibatkan pelanggan dan memberikan pengalaman yang relevan. Saat ini, AI secara progresif membuat titik kontak pelanggan mulus hampir di seluruh saluran.

Dengan analisis dan ML yang berkembang, AI memungkinkan pemasar melacak perilaku pelanggan di seluruh saluran. Mendekati tahap di mana AI akan membantu pemasar membuat pengalaman pelanggan konsisten, proaktif, dan prediktif.

Share.

About Author

Techfor Id

Leave A Reply