Cara Membuat Frame Layout di Aplikasi Android

0

Frame Layout pada Android ialah subclass  ViewGroup yang digunakan untuk menentukan posisi beberapa tampilan yang ditempatkan di atas satu sama lain untuk mewakili layar tampilan tunggal.

Secara umum, kita dapat mengatakan FrameLayout hanya memblokir area tertentu di layar untuk menampilkan satu tampilan. Di sini, semua tampilan atau elemen child ditambahkan dalam format tumpukan berarti anak yang paling baru ditambahkan akan ditampilkan di bagian atas layar.

Tapi, kita bisa menambahkan beberapa view pada child dan mengontrol posisi mereka hanya dengan menggunakan atribut gravity di FrameLayout.

Kamu bisa membuat Frame Layout dengan code seperti berikut :

<FrameLayout xmlns:android=”http://schemas.android.com/apk/res/android

    android:layout_width=”match_parent”

    android:layout_height=”match_parent”

    android:orientation=”vertical”>

   // Add items or widgets here

</FrameLayout>

Setting file main_activity.xml

Dalam file ini, kita mendeklarasikan FrameLayout dan mulai menambahkan beberapa tampilan seperti textView, editText, dan button dll. Semua tampilan ditempatkan satu sama lain tetapi akan kita sesuaikan juga agar terlihat optimal.

Pertama, kita harus menambahkan gambar di bagian background dan menambahkan widget lain di atasnya. Di layar, kita dapat melihat halaman login yang indah dengan gambar di background nya.

<?xml version=”1.0″ encoding=”utf-8″?>

<FrameLayout xmlns:android=”http://schemas.android.com/apk/res/android

    android:layout_width=”match_parent”

    android:layout_height=”match_parent”

    android:orientation=”vertical”

    android:padding=”5dp”>

    <ImageView

        android:id=”@+id/imgvw1″

        android:layout_width=”match_parent”

        android:layout_height=”match_parent”

        android:scaleType=”centerCrop”

        android:src=”@drawable/img” />

    <TextView

        android:id=”@+id/txtvw1″

        android:layout_width=”wrap_content”

        android:layout_height=”wrap_content”

        android:layout_marginTop=”10dp”

        android:background=”#286F24″

        android:padding=”10dp”

        android:text=”Login Details”

        android:textColor=”#FFFFFF”

        android:textSize=”20sp”

        android:layout_marginLeft=”100dp”/>

    <EditText

        android:id=”@+id/editText1″

        android:layout_width=”match_parent”

        android:layout_height=”wrap_content”

        android:layout_centerHorizontal=”true”

        android:layout_marginTop=”80dp”

        android:background=”#ECEEE8″

        android:padding=”10dp”

        android:hint=”Enter your email” />

    <EditText

        android:id=”@+id/editText2″

        android:layout_width=”match_parent”

        android:layout_height=”wrap_content”

        android:layout_centerHorizontal=”true”

        android:layout_marginTop=”150dp”

        android:background=”#ECEEE8″

        android:padding=”10dp”

        android:hint=”Enter password”/>

    <Button

        android:layout_width=”wrap_content”

        android:layout_height=”wrap_content”

        android:text= “Submit”

        android:layout_marginTop=”240dp”

        android:layout_marginLeft=”110dp”/>

</FrameLayout>

MainActivity.kt

Saat kamu sudah membuat layoutnya, langkah selanjutnya kamu perlu memuat resource  XML dari activity kamu dengan metode panggilan balik onCreate () dan mengakses elemen UI dari XML menggunakan findViewById.

package com.contohframe.aplikasisaya

import androidx.appcompat.app.AppCompatActivity

import android.os.Bundle

class MainActivity : AppCompatActivity() {

    override fun onCreate(savedInstanceState: Bundle?) {

        super.onCreate(savedInstanceState)

        setContentView(R.layout.activity_main)

        // finding the UI elements

    }

}

Output :

Sumber : geeksforgeeks.org

Share.

About Author

Techfor Id

Leave A Reply