Tips Bagaimana Membuat Program Video Games Untuk Pemula

0

Smartphone, browser, komputer, konsol video game kini semakin populer dan tersebar luas dari sebelumnya. Kamu dapat menemukan lebih banyak tutorial, koleksi aset, alat perangkat lunak pembuatan game, dan saran ahli ketimbang jaman dulu.

Meski sudah mudah, memprogram game versi kamu sendiri diperlukan beberapa keterampilan juga kesabaran, akan tetapi sumber daya yang kamu butuhkan untuk itu kini mudah ditemukan apapun tingkatannya.

1. Tahap Permulaan

1.1 Belajar Platform Game Engine (Pembuatan Game)

Beberapa pengembang game pemula pasti diterpa banyak kebingunan dan permasalahan, namun banyak dari mereka yang akhirnya berhasil membuat game versinya sendiri.

Kalau kamu ingin terjun langsung kedunia game programing tetapi masih bingung coding program, maka kamu bisa memanfaatkan platform Game engine. Game Engine biasanya menyediakan beragam tools canggih seperti mengubah model 3D, Script Event, hingga aplikasi permainan umum lainnya.

Platform Game engine yang bisa kamu coba diantaranya :

  • Unity
  • UDK
  • Unreal Engine 4
  • CryEngine

1.2 Memanfaatkan Framework dan Tools Lainnya

Framework (Kerangka kerja) adalah satu langkah di bawah Game Engine, tetapi masih menyediakan seperangkat alat dan API (Application programming Interface) untuk menghemat waktu dan menyederhanakan proyek pengkodean Kamu.

Pertimbangkan ini sebagai tingkat minimum perangkat lunak yang akan digunakan untuk proyek permainan pertama kamu. Biasakan diri dengan fitur-fitur yang mereka sediakan dan pahami apa yang terjadi dibalik layar game engine.

Bergantung pada framework dan / atau Game engine yang kamu gunakan, kamu mungkin harus mempelajari fitur API tambahan seperti halnya OpenGL yang populer dikenal untuk membuat grafik 3D.

Untuk ini, kamu bisa mempelajari Framework seperti :

  • Polycode
  • Turbulenz
  • MonoGame

1.3 Mencoba IDE

Integrated Development Environtment (IDE) merupakan kompiler umum dan sekumpulan sumber file yang isinya mempermudah proyek progamming yang memiliki tingkat kesulitan yang rumit.

IDE dalam programming dikenal bisa mempermudah proses pembuatan game terutama dalam hal interaksi dengan grafis dan sistem audio.

Visual studio dan Eclipse adalah contoh IDE yang bisa kamu pelajari dan coba. Jika masih terbilang rumit, kamu bisa mencari IDE lainnya yang sesuai dengan bahasa program yang kamu kenal.

1.4 Mempelajari Bahasa Pemrograman

Sebagian besar tools atau framework di atas didasarkan pada bahasa pemrograman populer. Jadi mengikuti tutorial yang menyertai akan membantu kamu memulai.

Meskipun kamu dapat membuat game di hampir semua bahasa pemrograman yang cukup kuat, bahasa yang paling umum adalah C ++ atau C # untuk semua perangkat, Flash ActionScript atau HTML5 untuk browser, dan Java atau Objective C untuk perangkat seluler.

Ini adalah opsi yang bagus jika kamu ingin dipekerjakan oleh studio game yang sudah ada, tetapi banyak game independen yang dibuat menggunakan Python, Ruby, atau JavaScript.

2. Tahap Membuat Game

2.1 Buat Rencana untuk Game

Susun dan buat konsep game sebanyak yang Kamu bisa sebelum memulai, termasuk genre, mood, dan jenis gameplay. Jika kamu memulai pemrograman sebelum konsepnya jelas, kamu mungkin harus membongkar dan menulis ulang banyak pekerjaan.

Walau hal ini seringkali terjadi untuk veteran developer game, akan tetapi dengan rencana yang solid kejadian ini bisa diminimalisir.

Game yang paling eksperimental sekalipun memiliki alur kemajuan, jadi ini adalah tempat yang baik untuk memulai perencanaan.

Kemajuan biasanya terjadi melalui satu atau beberapa hal berikut: menemukan lebih banyak tentang plot dan karakter, membuat keputusan yang memengaruhi alur cerita, memperoleh kemampuan baru atau statistik yang lebih tinggi, menjelajahi area baru, atau memecahkan teka-teki yang semakin lama semakin sulit.

2.2 Kumpulkan atau buat Asset Seni (Art) untuk Game

Kumpulkan atau buat semua tekstur, sprite, suara, dan model yang diperlukan untuk gamemu. Ada cukup banyak koleksi aset game gratis, jadi lakukan beberapa pencarian. Jika kamu membuat game 2D dan tidak memiliki seniman untuk membantu, Kamu dapat membuat seni piksel kamu sendiri.

2.3 Buat Script Untuk Game

Skrip memberi tahu mesin apa yang harus dilakukan dan kapan harus melakukannya. Jika kamu menggunakan mesin berbasis open source, kemungkinan besar sudah ada bahasa skripnya sendiri, dan ada tutorialnya untuk kamu pelajari.

Tetapi jika kamu membangun mesin sendiri, maka kamu harus membuat bahasa skrip kamu sendiri. Dan skrip tersebut minimal memiliki hal berikut :

  • Game loop yang terus berjalan yang memeriksa masukan (Feedback) pengguna, memproses hasil, memproses peristiwa lain, menghitung apa yang perlu ditampilkan, dan mengirimkannya ke kartu grafis. Ini harus berjalan setidaknya 30 kali per detik.
  • Skrip “Active Listener” yang memeriksa acara (Event) dan merespons saat terjadi. Misalnya, satu skrip dapat melihat pemain berinteraksi dengan pintu, lalu menjalankan animasi “Open / terbuka” dan membuat pintu tidak dapat disatukan.

2.4 Membuat Level Individu

Desain level yang mungkin melibatkan “level 1” literal, area yang dapat dijelajahi pemain, atau putaran game pertarungan berikutnya -akan menguji beberapa keterampilan yang tidak terkait dengan pemrograman.

Mulailah dengan level sederhana yang menampilkan gameplay khas, mengikuti pedoman dasar untuk genre yang melibatkan perjalanan melalui lingkungan ini:

  • Buat garis besar dasar area tersebut
  • Tentukan jalur dasar yang paling sering dilalui pemain melalui area tersebut. Tambahkan tantangan dan manfaat (item) di sepanjang jalur ini. Tempatkan mereka berdekatan untuk adrenalin dan kegembiraan, atau lebih jauh untuk suasana yang lebih santai.
  • Mulai tambahkan elemen grafis. Tempatkan sumber cahaya di sepanjang jalur utama untuk mendorong pemain mengikutinya, dan jaga agar jalur samping atau area yang kurang penting tetap redup.
  • Cocokkan gameplay, gaya, dan pengaturan. Misalnya, game horor yang menegangkan sangat cocok di hamparan ruang kosong yang diselingi oleh serangan mendadak.

2.5 Uji Coba Game Tersebut

Sekarang kamu bisa melihat seperti apa semua kerja keras kamu. Uji setiap level saat kamu memolesnya, dan berkali-kali setelah “selesai”. Berusahalah secara sadar untuk memainkan permainan dengan cara yang tidak kamu inginkan, seperti bermain melalui area yang lebih sulit terlebih dahulu.

Lebih baik lagi, temukan penguji permainan untuk mendapatkan pandangan baru tentang permainan, dan mintalah umpan balik sebanyak mungkin. Lalu pastikan game yang kamu buat tidak melanggar ketentuan apapun didialamnya.

Setelah game selesai dibuat, maka yang kamu harus lakukan selanjutnya yaitu memajangnya di platform game seperti Google Play Store. Kamu boleh menentukan sendiri apakah game tersebut bisa secara gratis dimainkan atau berbayar.

Sumber : www.wikihow.com

Share.

About Author

Techfor Id

Leave A Reply