7 Contoh Artificial Intelligence (AI) Canggih Yang Sukses Membantu Kehidupan Manusia

0

Baik Secara sadar maupun tidak Artificial Intelligence ( kecerdasan buatan) ada di sekitar kita dan berperan aktif dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap kali kamu membuka umpan berita Facebook, melakukan pencarian Google, mendapatkan rekomendasi produk dari toko online, atau memesan perjalanan secara online, AI bekerja dibalik layar itu semua.

Setiap kali kamu membuka umpan berita Facebook, melakukan pencarian Google, mendapatkan rekomendasi produk dari toko online, atau memesan perjalanan secara online, AI bekerja dibalik layar itu semua.

Berikut ini terdapat 7 contoh AI yang sudah dikenal membantu kehidupan manusia diberagam sektor industri :

1. I-Robot : Smart Home Robot (Rombaa)

Pembuat alat vakum berbasis AI yakni iRobot, kembali dengan vakum robotik baru yang jauh lebih cerdas.

Model Roomba 980 menggunakan kecerdasan buatan untuk memindai ukuran ruangan, mengidentifikasi rintangan, dan mengingat rute pembersihan yang paling efisien.

Roomba yang dapat dipasang sendiri juga dapat menentukan seberapa banyak pembersihan debu yang harus dilakukan berdasarkan ukuran ruangan, dan tidak memerlukan bantuan manusia sama sekali untuk membersihkan lantai.

Perusahaan iRobot menyelesaikan tahun pertamanya sebagai bisnis yang murni berfokus pada konsumen pada tahun 2017, menghasilkan pendapatan USD$ 883,9 juta, dan telah mengirimkan lebih dari 10 juta Roomba kepada konsumen sejak 2002.

2.  Emotech : Asisten AI dengan Kepribadian buatan (Olly)

Emotech adalah pencipta Olly, asisten AI yang dikendalikan suara yang mirip dengan Amazon Alexa atau Google Home. Tetapi dengan satu perbedaan yaitu  Olly memiliki kepribadian yang bisa berkembang.

Kepribadian Olly berasal dari campuran algoritma Machine Learning  yang mengajarkan robot untuk secara bertahap menjadi seperti pemiliknya.

Teknologi bertenaga AI Emotech dapat memahami ekspresi wajah pengguna, infleksi suara dan pola verbal untuk secara proaktif memulai percakapan dan membuat saran yang relevan.

Ia juga mampu menggerakan dirinya sendiri ke arah pengguna saat menentukan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Kemampuan Olly jauh melampaui kemampuan asisten suara saat ini. Misalnya saja, jika Olly melihat kamu sedang bersandar di sofa, ia nantinya akan menanyakan bagaimana kondisi kamu dan menawarkan lagu favoritmu agar suasana semakin nyaman.

3.  Betterment : Pelopor Robo-Advisor (Robot Penasihat)

Betterment adalah platform investasi keuangan otomatis dan pelopor teknologi robo-advisor yang menggunakan AI untuk mempelajari tentang investor dan membangun profil yang dipersonalisasi berdasarkan rencana keuangannya.

Robo-advisor Betterment menggunakan algoritme untuk mengotomatiskan pengambilan kerugian pajak, perdagangan, transaksi, dan manajemen portofolio, semua tugas yang dulunya membutuhkan banyak tenaga dan pengetahuan.

Betterment memiliki aset senilai $ 10 miliar yang dikelola dan pada tahun lalu ia  melayani sekitar 250.000 pelanggan.

4. Google Smart Maps

Google memang sudah menggunakan AI di banyak area, tetapi aplikasi spesifik teknologi di Google Maps membuat perjalanan penggunanya menjadi lebih mudah lagi.

Dengan pemetaan berkemampuan AI, teknologi raksasa pencarian ini mampu memindai informasi jalan raya dan menggunakan algoritma untuk menentukan rute optimal yang harus diambil, baik itu dengan berjalan kaki atau di dalam mobil, sepeda, bus, atau kereta api.

Dalam waktu dekat, Google berencana untuk memajukan kecerdasan buatan di aplikasi Maps mereka dengan mengimplementasikan asisten suara berbasis AI dan membuat peta augmented reality secara real time.

5. Hipmunt : Asisten Virtual Traveling

Hipmunk dari Concur memberikan harga pemesanan penerbangan, hotel, tamasya, dan bahkan sewa liburan melalui Airbnb. Perusahaan “Hello Hipmunk”, diluncurkan pada 2015, adalah asisten perjalanan bertenaga AI.

Mengobrol dengan bot di Facebook, Slack atau Skype, pengguna dapat memesan penerbangan dan menemukan ide liburan berdasarkan tema dan minat. Wisatawan juga dapat menyalin “Hello Hipmunk” di email yang membahas rencana perjalanan potensial dan bot akan menawarkan saran perjalanan.

Selain itu, asisten virtual akan memindai kalender penggunanya untuk acara mendatang dan mulai mengatur perjalanan untuk itu.

“Hello Hipmunk” adalah salah satu chatbot perjalanan pertama dan masih populer lebih dari dua tahun setelah diluncurkan. Secara keseluruhan, industri asisten virtual berkembang pesat dan diharapkan mencapai $ 15,8 miliar dalam pendapatan total pada tahun 2021.

6. Facebook : Image Recognition (pengenalan gambar)

Baik itu chatbots Messenger, umpan berita algoritmik, saran penandaan foto, atau penargetan iklan, AI sudah tertanam amat dalam di platform Facebook.

Tim kecerdasan buatan perusahaan baru-baru ini melatih model pengenalan gambar dengan akurasi 85% menggunakan miliaran foto Instagram publik yang diberi tag dengan tagar. Metode ini merupakan terobosan besar dalam pemodelan visi komputer.

Facebook sudah menggunakan kombinasi kecerdasan buatan dan moderasi manusia untuk memerangi spam dan penyalahgunaan informasi.

Dengan terobosan dalam pengenalan gambar dan penggandaan penelitian AI, Facebook mengandalkan kecerdasan buatan untuk membantunya mengawasi platform media terbesar di dunia.

7. Path AI : Meningkatkan Diagnostic Pathology

PathAI menciptakan teknologi bertenaga AI untuk ahli patologi. Algoritma pembelajaran mesin perusahaan membantu ahli patologi menganalisis sampel jaringan dan membuat diagnosis yang lebih akurat.

Tujuannya tidak hanya untuk meningkatkan akurasi diagnosis, tetapi juga pengobatan. Teknologi PathAI juga dapat mengidentifikasi peserta uji klinis yang optimal.

PathAI saat ini bekerja dengan Bill & Melinda Gates Foundation dan Philips untuk mengembangkan alat pendukung tes prognostik bervolume tinggi dan merencanakan akses berkelanjutan ke layanan diagnostik tingkat lanjut mereka.

Sumber : builtin.com/artificial-intelligence/examples-ai-in-industry

Share.

About Author

Techfor Id

Leave A Reply