Bagaimana Nintendo Tetap Bertahan di Industri Game Selama 130 Tahun?

0

Apa itu Nintendo ?

Untuk kamu yang termasuk Generasi 90an pasti mengenal apa itu Nintendo. Ia merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di game / permainan yang merilis game-game historis seperti Tetris dan Super Mario Bros

Karena dahulu industri Game belum secanggih seperti saat ini, Nintendo menjadi sangat laris dipasar tersebut. Ini disebabkan karena permainan yang mereka rilis cenderung mudah dimainkan dan memiliki desain grafis yang terbilang bagus dimasanya.

Sejarah Nintendo

Nintendo merupakan perusahaan yang sudah ada sejak 130 tahun yang lalu (tepatnya tahun 1889). Didirikan oleh sosok dengan nama yang sama yakni Nintendo Karuta.

Awalnya ia hanya berupa permainan kartu saja pada saat itu, namun di tahun 1979 ia mulai memasuki industri game virtual (dikenal dengan Nintendo Entertainment System) dan mulai merilis banyak jenis konsole game beserta gamenya.

Konsol game awal Nintendo

Game awal yang Nintendo Rilis

Alhasil menurut majalah Computer World Gaming tahun 1988, Nintendo berhasil merajai pasar hardware sebesar 65% (Dari total pasar USD$1.25 Milliar), disusul dengan kompetitornya Atari (24%), Sega (8%), dan 3% oleh perusahaan lainnya.

Majalah Computer World Gaming Rilisan 1988

Console Wars

Console Wars atau yang biasa dikenal perang sistem video games mengacu pada periode persaingan ketat antar manufaktur konsol video game. Pemenang dari perang ini umumnya bervariasi, namun diantaranya :

  • Penetrasi Pasar (Market Penetration) : Keberhasilan penjualan produk di niche pasar tertentu.
  • Kesuksesan Finansial (Financial Success) : Dimana keuntungan yang didapat jauh melebih modal yang dikeluarkan.
  • Kesetiaan pelanggan (Loyal Fanbase) : Menunjukan seberapa banyak orang yang setia menggunakan dan membeli produk mereka.

Dari ketiga poin itu, rata-rata penentu siapa pemenang sebenarnya sulit ditentukan. Pasalnya ada yang mendapat profit melimpah namun hanya memiliki sedikit pelanggan setia, begitu pula sebaliknya.

Nintendo DS

Ketatnya perang konsol di akhir abad 19 dan awal abad 20 membuat Nintendo tidak patah semangat. Ditahun 2004 Nintendo merilis konsol terbaru mereka yaitu Nintendo DS.

Karena mudah digenggam dan bisa dibawa kemana-mana, Nintendo DS laku keras hingga lebih dari 130 juta unit terjual sejak perilisannya sampai tahun 2011.

Nintendo Wii

2 tahun berselang, Nintendo kembali merilis konsol baru yaitu Nintendo Switch. Menurut kabar dari Nintendo, bahkan terdapat ribuan orang yang sudah mengantri di toko resmi menjelang perilisan konsol Wii.

Dengan kendali Motion Control (kendali gerakan) dan permainan bergenre Sport mereka, membuat Nintendo Wii kembali mendominasi pasar gaming. Konsol mereka ini bahkan sampai disegain oleh mereka yang Non-Gamer. Mulai dari yang muda, sampai lansia sekalipun.

Dominasi Nintendo Switch

1 dekade berselang, setelah kegagalan komersial mereka saat merilis Wii U (Versi baru Wii) membuat Nintendo kembali bangkit di Industri Gaming. Mereka sepakat untuk merilis kembali konsol baru yang bernama Nintendo Switch ditahun 2017.

Konsol ini bahkan menjadi konsol yang terjual cepat di Amerika dan Jepang. 1 Tahun pasca perilisan, Switch mampu menjual lebih dari 14 juta unit dan meningkatkan penghasilan Nintendo hingga 116% tahun 2018 mengalahkan rivalnya yaitu Sony dan Microsoft.

Ketika wabah virus corona menyerang, bahkan Nintendo Switch laku keras dan kehabisan stok di berbagai platform marketplace online.

Potensi Pasar Nintendo di Masa Mendatang

Seiring berkembangnya jaman, kini bermain game tidak lagi memerlukan konsol. Banyak orang bahkan bisa menginstall game yang mereka suka di smartphone mereka.

Hal ini berbeda dengan konsep yang Nintendo terapkan, karena selama ini Nintendo hanya membuat game yang hanya bisa dimainkan di konsol mereka saja.

Belum lagi saat ini kebanyakan game menerapkan konsep Cloud gaming dimana banyak pemain yang berada disatu game secara bersamaan (online).

Meski Nintendo memiliki sejarah panjang dan konsisten dalam membangun ciri khas produk mereka, namun saat ini sepertinya mereka hanya akan duduk di bangku cadangan mengingat sudah banyak perusahaan Game lain dengan konsep yang lebih baik masuk ke pasar gaming seperti Tencent, dan NetEase.

Sumber : By IG @dianmartinew

Share.

About Author

Techfor Id

Leave A Reply