AI & Data Science

Cara Unik Kepolisian di Amerika Memanfaatkan AI Dalam Penyelidikan

Copywriting
Techfor Id
Written by Techfor Id

Ketika Kepolisian Chula Vista di California Selatan menerima panggilan darurat 911, mereka punya cara unik menanggapi panggilan tersebut yakni dengan cara mengirimkan drone canggih dari markasnya.

Pasalnya, pada suatu sore baru-baru ini, dari landasan peluncuran di atap Departemen Kepolisian Chula Vista, mereka mengirim drone melintasi kota ke tempat parkir yang ramai di mana seorang pemuda sedang tidur di kursi depan mobil curian dengan narkoba berjenis heroin di pangkuannya.

Cara Kerja Drone dengan AI

Drone berteknologi AI canggih ini mampu mengikuti pria tersebut bahkan sampai ke dalam Mall, serta menemukan barang bukti serta senjata api yang dibuang oleh pria itu.

Tidak lama kemudian pria tersebut ditangkap dan barang bukti yang dibuang berhasil diamankan oleh kepolisian.

Setiap harinya, kepolisian Chula Vista menanggapi sebanyak 15 panggilan darurat dengan drone, meluncurkan lebih dari 4.100 penerbangan sejak program ini dimulai dua tahun lalu.

Chula Vista, kota California Selatan dengan populasi 270.000, adalah yang pertama di negara itu yang mengadopsi program semacam itu, yang disebut Drone sebagai First Responder.

Bertenaga teknologi mirip dengan mobil otonom yang mampu bergerak sendiri, kini kepolisian juga bisa menerapkan hal serupa pada drone tanpa awak yang mampu mengikuti targetnya.

Namun langkah ini menimbulkan kekhawatiran terutama untuk hal kebebasan sipil. Bagaimana tidak, karena drone mendapatkan kekuatan untuk melacak kendaraan dan orang secara otomatis membuat warga disana kehilangan privasi mereka saat meninggalkan rumah.

Masyarakat harus mengajukan pertanyaan sulit tentang program ini. Saat kekuatan dan cakupan teknologi ini berkembang, begitu pula kebutuhan akan perlindungan privasi, “kata Jay Stanley, analis kebijakan senior pada Proyek Ucapan, Privasi, dan Teknologi American Civil Liberties Union.

Drone dapat digunakan untuk menyelidiki kejahatan yang diketahui. Tapi mereka juga merupakan sensor yang bisa menimbulkan pelanggaran. “

Kabarnya Drone pada departemen ini dapat menjangkau sekitar sepertiga kota dari dua lokasi peluncuran, dan menanggapi sekitar 70% dari semua panggilan darurat.

Setelah meminta Administrasi Penerbangan Federal untuk menyetujui situs peluncuran ketiga, polisi setempat berharap dapat mencakup seluruh kota, sekitar 52 mil persegi antara San Diego dan perbatasan Meksiko.

Setiap dronenya dibekali beberapa teknologi canggih termasuk kamera jarak jauh, sensor dan perangkat lunak lainnya. Hal ini  menghabiskan biaya departemen sekitar USD$ 35.000. Tetapi biaya utama dari program ini terletak pada banyaknya petugas yang dibutuhkan untuk mengoperasikan drone bukan biaya produksi drone itu sendiri.

Sumber : https://www.nytimes.com/2020/12/05/technology/police-drones.html

About the author

Techfor Id

Techfor Id

Leave a Comment