Future of farming & medicine

Startup Ini Sukses Bangun Rumah dari Teknologi 3D Printing

Written by Techfor Id

Startup Ini Sukses Bangun Rumah dari Teknologi 3D Printing Pertama di India

Tvasta Manufacturing Solutions adalah perusahaan startup yang didirikan oleh alumni IIT Madras asal India,

menjadi perusahaan pertama yang sukses membangun rumah dari Teknologi 3D Printing di Negara dengan umat Hindu terbanyak di dunia .

Tim Svasta awalnya mencetak struktur bangunan menggunakan beton khusus yang dikembangkan untuk mencetak struktur 3D skala besar dalam waktu singkat. Teknologi yang mereka pakai disebut Concrete 3D Printing.

Baca Juga :

7 Hal Yang Perlu Kamu Tahu Tentang Update iOS Apple 14.5

Ilustrasi Metode Concrete 3D Printing. Foto : heidelbergcement.com

Concrete 3D Printing itu sendiri adalah metode manufaktur otomatis yang membangun struktur bangunan di kehidupan nyata secara tiga dimensi pada semua skala yang dapat direalisasikan.

Dalam teknik ini, Concrete 3D Printing bergantung pada file desain tiga dimensi terkomputerisasi dari pengguna.

Kemudian membuat struktur 3D lapis demi lapis menggunakan jenis beton khusus yang dirancang khusus sesuai desain 3D di file tersebut.

Rumah 3D Printing pertama di India oleh Svasta. Foto : gadgets.ndtv.com

Detail strukturnya berupa rumah satu lantai seluas 55 m2 atas kerja sama dengan Habitat for Humanity’s Terwilliger Center for Innovation di lokasi pembangunan.

Startup Tvasta Manufacturing percaya bahwa teknologi 3D Printingnya mampu membangun rumah hanya dalam waktu 5 hari saja.

Tweet Svasta terkait Peresmian rumah 3D Printing pertamanya. Foto : Svasta (twitter)

Diresmikan langsung oleh Mentri Keuangan India, Nirmala Sithraman. Saat ini India memang membutuhkan solusi efektik untuk membangun rumah dalam waktu cepat.

Nirmala yakin dengan teknologi 3D Printing, ditahun 2022 India mampu mencapai target pembangunan 100 Juta rumah untuk penduduknya.

Dalam postingan blog di situs web resminya, Tvasta Manufacturing Solutions mengaku punya campuran materialnya sendiri.

Yaitu beton yang diekstrusi, terdiri dari semen, pasir, geopolimer, dan serat.

Campuran keempat bahan itu menghasilkan bahan mentah dalam wadah hopper besar.

Sementara struktur 3D Printing mereka dirancang khusus secara berlubang supaya memungkinkan penyediaan kabel dan pipa tanpa harus melubangi / merusak dinding.

Baca artikel berikutnya,

JPMorgan Siap Tawarkan Dana Bitcoin Untuk Nasabahnya yang Kaya

About the author

Techfor Id

Leave a Comment

Open chat