Tips atau Tools Untuk Kata Kunci Agar Muncul Pada Page One & Menerawang Penjualan yang Pasti Laku.

1

Kemenangan dari para pelaku marketplace adalah ketika produk mereka berhasil berada pada halaman utama toko.

Ketika para konsumen ingin mencari informasi barang yang akan dibeli, mereka akan mengetikkan kata kunci pada platform tersebut dan akan mendapatkan hasilnya,

Baca Artikel Terkait : Berikut Cara Ampuh Meraih 5 Faktor Penentu Dalam Marketplace

Dan yang mereka pilih pertama adalah barang barang yang muncul pada halaman utama, jadi seperti itulah persaingan dalam dunia marketplace.

Untuk memanfaatkan page one, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, seperti meriset kata kunci yang paling sering digunakan, ini adalah hal terpenting dimana anda harus pandai dalam mengatur kata kuncinya karena hal itu dapat menarik pengunjung untuk dating ke produk anda.

Apakah ada tools khusus yang harus di pakai agar bisa mendapatkan hal tersebut, berikut penjelasan dari salah seorang  yang sudah lama bermain di marketplace dan sudah pernah mendapatkan juara, dia adalah Ari Ginsha, CEO ratuwedges.com (Ginsha Shop).

Menurut Ari, Tools nya itu sendiri untuk memaksimalkan page one ada di fitur-fitur marketplace itu sendiri, jadi kalau di Shopee itu supaya  bisa muncul di page one itu banyak faktor nya,

yang pertama itu syarat nya harus punya waktu, itu ada pengaruh pada jam, terus judul, deskripsi, hastag, jadi kita harus betul-betul menganalisis, meng-upload dengan cepat.

Pertama tentukan dulu kata kunci nya, jika punya barang kaos sablon, tentukan kata kunci nya kaos sablon, lakukan pencarian dahulu di Shopee.co.id dan Lazada, search dulu dengan kata kunci kaos sablon, cari tahu siapa saja pemain nya, siapa saja kompetitornya, ketika dijual dengan harga sekian, maka berapa harga awalnya, penjualan nya sudah sekian, dia menjual barang di Bandung, Tanggerang, Bekasi, Batam begitukan lokasi toko nya, toko nya dimana, jika lokasi kita di Tanggerang saya jual segini maka harganya segini, mencari tau dia pakai kata kunci kaos sablon dengan tambahan kata kunci seperti “lucu unik atau yang lainnya, lakukan hal yang sama juga kaos sablon unik lucu.

Jadi faktor yang membuat dia muncul di page one dengan kata kunci kaos sablon, mungkin ada faktor dari harga, dari waktu, atau dari deskripsi, atau dari hastag, atau dari diskon, atau toko nya tersebut, jadi kenapa forum itu bisa muncul karena ada faktor-faktor itu, dan yang membuat itu seni adalah faktor-faktor itu dirahasiakan, harus berfikir sendiri, seperti melakukan pencarian kaos sablon, dia bisa tampil mungkin karena waktu, mungkin, karena judulnya, mungkin karena deskripsi nya, mungkin karena fotonya, mungkin karena penjualan nya, jadi langkah yang harus dilakukan adalah mencari tahu sendiri.

Oleh karena itu syarat utama nya harus punya waktu, setelah mengetahui kenapa orang tersebut bisa muncul pada pageone, berarti yang harus dilakukan selanjutnya adalah saya harus upload jam 7 malam atau jam 12 malam, atau karena dia judul nya seperti ini, berarti saya harus upload karena judul seperti ini, jadi analisis dulu betul-betul di fikir, karena itu menurut saya seni.

Selanjutnya bagaimana caranya bisa mengetahui penjualan yang pasti laku? dan mengetahui bagaimana keuntungan yang akan didapatkan, menurut Ari, hal tersebut bisa lakukan karena adanya pengalaman, Ari berjualan produk seperti ini, terjual dengan harga segini, ketika  menjual barang ini, kira-kira yang beli siapa saja, itu semua sudah dibayangkan, yang beli siapa aja, daerah nya mana saja, kapan dia beli, berapa jumlah dia beli, jadi selera dia itu begini, itu mereka sebut dengan nama segmentasi pasar, produk yang dijual seperti ini, jadi yang akan membeli itu di antara sekitaran umur 17-25, Ari menjual produk fashion wanita tidak mungkin bapak-bapak yang menjadi pembelinya.

Ari juga sudah mengetahui bagaimana prospek wanita yang online di Indonesia ini berapa, kota nya mana aja, kalau yang umur 17 paling beli nya 1-2 karena masih sekolah, tetapi yang umurnya 24-25 itu transfer nya juga ke ATM Mandiri jadi jika mempunyai website, transfer nya ke ATM BCA, kalau yang masih sekolah di Mandiri, jadi se detail itu, harus betul-betul mengsegmentasi pasar itu betul-betul detail.

Setelah itu baru kita bisa mengetahui ingin bermain di ranah yang mana. “sama seperti koko yang tadi kan misalkan jualan cashing handphone S8, lagi hits ini, yang beli lagi ramai yasudah saya jualan, kurang lebih seperti itu lah, jadi makanya saya, itu bukan angka pasti,

itu sebenarnya lebih ke harapan, harapannya 500, 1000, cuma itulah yang memotivasi saya, tapi harapan itu tidak hanya saya mengucap kata tapi saya betul-betul menganalisis”, begitu yang disampaikan Ari.

Adapun berbicara tentang menciptakan brand sendiri yang didaftarkan di HKI, adakah cara yang harus diketahui tentang bagaimana segmentasi dari produk atau branded, dan tentang cara kerja aplikasi yang digunakan.

Jadi menurut Ari, brand yang didaftarkan HKI itu product katagori 25, yaitu katagori sepatu wanita dan pria, setelah  mendapatkan HKI Ari membuat product itu dan menjual product itu di marketplace, dan kebetulan juga nama tokonya pun disamakan,jadi bukan branding toko, itu product, selanjutnya tentang aplikasi yang akan digunakan, ari berharap aplikasi nya nanti itu yang ke agenan, jadi  melakukan penjualan bersama-sama dengan harga yang sama, lalu yang lain juga jual di market yang besar, market yang sama, jadi nanti tinggal kembali lagi ke konsumen, nyaman yang mana, setelah menjadikan harga yang sama, tinggal nanti memenangkan 5 faktor seperti berikut,

siapa yang paling sering muncul di page one, siapa yang pelayanannya paling bagus, siapa yang mempunyai foto yang paling keren, dan siapa yang betul-betul merespone sampai 24 jam.

Menurut Ari, langkah selanjutnya hanya tinggal memainkan hal tersebut, kalau hal itu bisa di maksimalkan.

Akan tetapi jika sudah mentok di harga, percuma punya semuanya, yang dimaksud adalah dengan munggunakan aplikasi nantinya pasti akan terjadi hal yang seperti itu,  jadi menurut Ari “kita jualnya sama, paling begitu saja”.

Apakah ada solusi untuk mengantisipasi plagiat product? Seperti yang kita ketahui, dalam dunia bisnis, merek atau penamaan produk dagang adalah hal yang sangat penting.

Hal tersebut berguna untuk membedakan produk masing-masing perusahaan agar mudah di kenali. Masih banyak ditemui di pasaran muncul bermacam produk tiruan, dengan berbagai model untuk menghindari atau melanggar hak cipta, yaitu dengan membuat plesetan nama yang mirip dengan produk aslinya.

Menurut Ari, Plagiat product memang masih ada, akan tetapi dapat di lihat demikian,

“semakin banyak orang memplagiat kita, itu semakin kita terkenal itu satu sisinya, cuma kalau kita sudah terkenal orang plagiat kita, kita rugi, jadi tinggal kita lihat situasi nya, kalau memang orang itu memplagiat kita, kita untung berarti tidak masalah plagiat, bahkan nanti kita akan membuat plagiat nya, buat plagiat sendiri karena itu menguntungkan, kalau misalnya membuat kerugian mungkin kita bisa buat barcode, jadi kalau original product harus ada yang seperti ini”.

Itu adalah hal teknis yang memang ada, tinggal nanti dilihat situasi nya bagaimana, mau seperti apa, intinya tetap berjualan, konsumen membeli product dan mendapatkan rasa puas, senang, dan pada akhirnya penjual itu mendapat keuntungan, tanpa harus bersaing harga.

Ketika ingin masuk ke dalam dunia marketplace, ada hal yang menjadi pertimbangan seperti jika seseorang yang memiliki pekerjaan dan masih sedang kuliah tetapi ingin mulai menjalankan bisnis.

Apakah kedua hal tersebut bisa dijalankan bersamaan agar mendapatkan kesuksesaan yang juga bersamaan.

Mungkin hal tersebut tidak sependapat dengan Ari yang meninggalkan kuliahnya untuk fokus kepada apa yang dijalankan sekarang

Adapun menurutnya jika memang merasa harus fokus, maka harus pilih 1 untuk dijalankan, akan tetapi hal tersebut berlaku jika hanya untuk sampingan, Karena jika mengerjakan dua hal yang menjadi focus secara bersamaan akan menjadi sesuatu yang tidak baik.

“Setiap orang punya tanggung jawab itu 24 jam, jadi singkat 24 jam, kita tidur saja sudah 10 jam, waktu kerja jadi cuma beberapa jam, kita bagi itu 2 saja fokus kita sudah terbelah, bisa memungkinkan tapi tidak banyak, kalau tidak banyak sehari nya 2 juta tidak apa-apa”.

Jika ingin mencoba dan ternyata lumayan tetapi waktu tidak ada, maka akan berpikiran untuk cukup segini saja, tapi ternyata tidak, berarti kerja saja lah,

dan saat nantinya mendapatkan yang lebih besar akan berpikiran untuk meninggalkan kerja dan focus pada hal ini saja, fenomena yang muncul paling tidak begitu, hidup ini pilihan, fokus sama pilihan yang sudah dibuat.

Ketika ada yang berjualan di Instagram dan juga memakai marketplace sebagai tampat berjualan seperti  Shopee, bagaimana halnya bisa mengatur berapa persen keuntungan yang didapat dengan modal yang di keluarkan,

karena pada faktanya, menggunakan instagram maka harga yang di munculkan normal sedangkan pada shopee yang notabane nya ada presale dan diskon yang besar.

Maka yang harus di pahami terlebih dulu  adalah margin itu bukan hanya berasal dari pendapatan dari supplier seperti20.000 jika dijual 50.000 berarti hasilnya 30.000, jadi margin itu bukan hanya dari sisa penjualan, margin itu banyak sekali,

karena kalau sudah betul-betul terjun nanti ada nama nya diskon ongkos kirim, hal tersebut juga lumayan diskon ongkos kirim, bisa untuk menggaji karyawan, bisa untuk segala macam, karena diskonnya besar.

Jika anda ingin bertanya kepada Arie Ginsha. Silahkan input pertanyaan pada kolom di bawah

Dan ayo nikmati materi kursus digital marketing yang ada di academy techfor id (Bekerja sama dengan babastudio). cukup klik link di bawah ini :

http://academy.techfor.id

Share.

About Author

1 Komentar

  1. alhamdulillah mas, walaupun saya masih kuliah bisnis kecil – kecilan saya tetep lanjut. mungkin lebih difokusin lagi setelah lulus

Leave A Reply