10 Alasan PHP Laravel dianggap PHP Framework Terbaik 2019

2

Apa Itu Laravel ?

Laravel adalah Framework Web PHP yang dikembangkan oleh Taylor Otwell. Laravel bersifat open-source, jadi kamu bisa dengan mudah mendownload Laravel. Alasan Taylor Otwell menciptakan Laravel dengan alasan ingin menghadirkan fitur framework yang lebih canggih dari Framework Code Igniter. Pola arsitektur yang dimiliki Laravel sebagian besar didasari oleh Symfony.

Setelah Rilisnya Versi 3 nya, Laravel semakin banyak diminati. Karena Framework tersebut memiliki fitur unik seperti Command line interface yang disebut Artisan, Mendukung Database System serta Migration Data. Dan Fitur Packaging System yang disebut Bundle.

Baca Juga : Programmer PHP Indonesia, Peter Jack Kambey

Versi awal Laravel di rilis pada bulan Juni 2011, Versi terbarunya Laravel 5.7 dirilis baru-baru ini pada September 2018.

Kenapa Harus Laravel ?

Kami akan menjelaskan fitur-fitur menarik Laravel dan mengapa Framework tersebut sangat popuper.

1. MVC Support Dan Object-Oriented Approach

Dengan menggunakan pola MVC, kamu dapat membuat struktur coding yang lebih baik dimana pola tersebut memisahkan antara logika dan view. Arsitektur MVC dapat meningkatkan performance, memiliki beberapa fungsi built-in (adalah fungsi yang dapat langsung digunakan), dan penulisan dokumentasi yang lebih baik. Dengan Syntax yang expresif membuatnya disebut Object-Oriented.

2. Built-In Authentication dan Authorization

Laravel menyediakan konfigurasi yang terkesan unik pada sistem Authentication dan Authorization. Artinya, hanya dengan menyisipkan Command Artisan, web atau aplikasi kamu akan dilengkapi Sistem Authentication dan Authorization yang aman.

3. Packaging System

Packaging System adalah salah satu fitur penting yang memungkinkan Anda menggabungkan beberapa fungsionalitas sehingga mudah didistribusikan. Selain itu, kamu dapat mempublikasikan paket Anda sendiri ke repositori seperti Packagist dan GitHub yang memungkinkan pengembang lain mendapatkan keuntungan dari paket Anda.

4. Eloquent ORM

Eloquent Object Relational Mapping (ORM) adalah salah satu penerapan dari PHP tingkat lanjut yang mengimplementasikan PHP Active Record yang membantu mengatasi beberapa masalah yang timbul pada hubungan objek database. ORM membuat anda bisa berinteraksi dengan Database Object dan Database Relationship dengan Syntax yang ekspresif.

Baca Juga : Mau jadi Programmer? Berikut Hal Yang Harus Kamu Ketahui Tentang PHP

5. Templating Engine

Laravel diciptakan dengan sistem Built-in template yang disebut Blade Template Engine. Blate Template Engine menggabungkan 1 atau lebih template dengan Data Model. Hal tersebut dilakukan dengan cara memindahkan template ke Cache Code PHP guna meningkatkan Perfomance. Blade Templat juga memiliki set struktur kontrolnya sendiri seperti Conditional Statement dan loop, yang dipetakan secara internal ke bagian PHP.

6. Event & Broadcasting

Laravel memiliki sebuah konsep yang dinamakan Broadcasting yang berguna bagi web aplikasi modern seperti mengimplemetasikan data secara real-time, menunjukan berita secara Live, dan lain-lain. Broadcasting pada laravel membuat kamu bisa mengshare Event yang sama pada Server kamu dan server-client, sehingga data pada aplikasi bisa disajikan secara real-time.

7. Task Scheduling

Scheduler mulai di perkenalkan Laravel pada Versi 5.0 nya, Scheduler adalah fitur tambahan Command Line pada Artisan yang memungkinkan penjadwalan terprogram dari tugas yang dieksekusi secara berkala.

8. Artisan Console

Laravel memiliki Command Line Interface nya sendiri yang disebut sebagai Artisan. Penggunaan umum dari Artisan meliputi penerbitan Package Asset, mengelola migrasi Database, Seeding dan Generating kode Boilerplate untuk controller baru. Fitur ini membebaskan pengembang dari membuat kerangka coding yang tepat. Kamu dapat memperluas fungsionalitas dan kemampuan Artisan dengan mengimplementasikan Custom Command baru.

Tempat Kursus Komputer Terbaik | Digital Marketing, Programming, SEO, Dll.

9. Security

Poin plus selanjutnya adalah keamanan yang sangat kuat.  Mengapa sangat kuat? Jadi begini, si Laravel ini menerapkan mekanisme kata kunci (password) dengan metode hashed dan salted. Dengan metode tersebut password akan di enkripsi di dalam database. Sehingga administrator pun tidak bisa melihat passwordnya. Si Laravel juga mengklaim bahwa hasil enkripsinya tidak akan tertembus oleh ancaman SQL Injection karena menggunakan metode “Bcrypt Hashing Algorithm”.

10. Testing

Ada yang menarik perhatian banyak orang yang memilih Laravel dibanding Framework yang lain yaitu unit testing. Beberapa user Laravel mengatakan unit testing di laravel sangat mudah dan cepat. Hal ini disebabkan saat selesai create project dapat langsung mengimplentasikan unit testing. Unit testing adalah fitur Laravel yang mendeteksi serta mencegah regresi.

Selain fitur-fitur diatas, Laravel juga memiliki Official Packages yang berguna apabila kamu mengintegrasikan fitur yang berbeda dalam aplikasi.

Baca Juga Artikel Tekait :

Official Package Laravel

1. Cashier – diperkenalkan di Laravel 4.2, berisi interface untuk mengelola layanan penagihan berlangganan yang disediakan oleh Stripe, seperti menangani kupon dan pembuatan faktur.

2. Socialite – diperkenalkan di Laravel 5.0,  menyediakan mekanisme Authentication yang disederhanakan untuk berbagai situs sosial termasuk Google, Facebook, GitHub, Twitter, dan Bitbucket. Jadi, aplikasi kamu dapat secara efektif mengimplementasikan login Socialite ini dalam waktu minimum. Memberi kamu kesempatan untuk mengotomatiskan tugas-tugas umum menggunakan sintaks yang minim.

3. Horizon – digunakan untuk memantau antrian sistem kamu dengan menyediakan dasbor yang indah dan Code driven Configuration. Tujuan utama Horizon adalah untuk memantau Output, waktu yang diperlukan untuk menjalankan dan melacak kegagalan suatu pekerjaan.

4. Scout – adalah paket unik yang disediakan oleh Laravel untuk Full-text search menggunakan model Eloquent. Angola adalah driver default yang digunakan untuk Full-text search dan menyediakan layanan yang fantastis.

Semua fitur out-of-the-box dari Framework Laravel sangat cocok untuk semua jenis pengembangan aplikasi web – mulai dari tingkat yang kecil hingga perusahaan. Laravel juga menyediakan banyak fungsi built-in yang memungkinkan Developer untuk bekerja dengan mudah.

Baca Juga Artikel Programing lainnya :

Sumber : Clariontech.com

*Artikel ini pernah tayang di website Babastudio.com

Share.

About Author

Babastudio

Berdiri sejak tahun 2003 telah memiliki lebih dari 15.000 peserta kursus dan telah berpengalaman dan dipercaya dalam menangani ratusan klien korporat dan pemerintahan. Pengalaman keberhasilan dalam dunia online adalah yang paling utama kami berikan kepada peserta didik dan itu sangat tidak ternilai harganya.

2 Komentar

  1. Pingback: Pengertian Selector Pada CSS | TechForID TechForID

  2. Pingback: Penjelasan RSS Feed dan Bagaimana Cara Kerjanya | TechForID

Leave A Reply