7 Rahasia Cara Membuat Konten yang Menarik dan Engaging

0

Seperti yang kita ketahui, dalam hal menarik banyak audiens “Content is King” . Maksudnya ketika membuat konten, harus diperhatikan cara pembuatan, struktur konten, teknik penulisan, dan yang lainnya.

Konten yang dikemas dengan baik jelas akan menarik banyak pembaca, dan konten yang diniai menarik akan membuat mereka suka membagikannya kepada teman-teman mereka.

Untuk kamu yang mungkin kesulitan membuat konten seperti apa yang menarik, berikut terdapat 7 tehnik rahasia cara membuat konten yang menarik.

1. Diversifikasi Konten Kamu

Diversifikasi adalah cara mudah membuat konten yang menarik dan Engaging. Ia sangat patut dilakukan karena metodenya yaitu tidak hanya menggunakan 1 media saja dalam menyampaikan informasi (misal blog yang penuh dengan tulisan saja tanpa gambar).

Ini artinya kalau kamu dulu hanya sebatas menulis kata dalam blog saja, mulai kini coba variasikan dan kombinasikan dengan gambar, infografis, quote, video, dan masih banyak lagi.

Untuk gambar atau infografis saja dilansir membuat pembaca menerima dan menyerap informasi ratusan kali lipat lebih cepat daripada hanya sekedar tulisan. Bagaimana jika ditambahkan elemen lain seperti animasi, slide, atau meme ? jelas konten kamu akan memiliki daya tarik lebih kepada mereka yang melihat atau membacanya.

2. Gunakan Sub-Heading

Aturan utama dalam membuat konten yang engaging yaitu dengan membuatnya mudah dibaca. Dalam typography didunia digital diperlukan adanya hirarki dalam pembuatan konten sehingga mudah dibaca. Hirarki konten umumnya bisa dicapai dengan metode Linear sperti berikut.

Karena lebih banyak pembaca online lebih mereferensikan konten yang ramah scanning (Membaca secara cepat). Baik itu Judul (Heading), Sub-heading, daftar (list), hingga bullet point wajib dipastikan ada dalam suatu konten agar pengunjung website betah membaca konten-kontenmu

3. Struktur Paragraf Yang Baik

Selain kualitas, Google juga mempertimbangkan kuantitas suatu konten. Tetapi bukan berarti kamu harus mengupas secara detail setiap informasi yang disampaikan. Ingat, yang kamu tulis ditujukan untuk pembaca (manusia), bukan untuk mesin pencari Google.

Coba kamu lihat contoh gambar diatas. Kira-kira mana yang struktur paragraf yang nyaman dibaca ? Jelas gambar yang sebelah kanan. Susunan teks yang ditulis dengan struktur paragraf teks yang baik jelas akan membuat pembaca nyaman ketika membacanya.

4. Batasi penggunaan Kata Kunci yang ditargetkan

Kata kunci (Keyword) memang syarat wajib dalam dunia Search Engine Optimization (SEO). Dengannya pembaca jadi tertarik bahkan saat pertama mereka melihat judul konten / blog title yang kamu buat. Namun bukan berarti kamu harus menyisipkan sebanyak-banyaknya kata kunci yang ditargetkan kedalam suatu konten.

Penggunaan kata kunci yang berlebihan akan dikenakan pinalty Keyword Stuffing oleh pihak Google. Hal ini bisa menyebabkan peringkat websitemu turun dihasil pencarian. Disamping itu isi konten malah jadi terlihat aneh ketika dibaca dan menyebabkan pengalaman pengguna (User Experience) yang buruk.

5. Kemas Judul Konten dengan kata sifat dan angka

Saat menulis judul konten, kamu bisa menggunakan kata-kata sifat (adjective) yang mewakili artikel yang ditulis sebagai salah satu cara membuat judul yang menarik. Misalnya, “termurah”, “terbaik”, “paling populer”, “terpercaya”, dan kata-kata sifat lain yang kiranya bisa menarik perhatian orang, tetapi tetap mewakili isi konten.

Kemudian, tambahkan angka ke dalam judul artikel kamu, bila memungkinkan. Orang-orang akan lebih tertarik pada artikel-artikel dengan model listicle karena mereka tahu berapa banyak poin penting yang akan didapatkan dari suatu artikel.


Berikut adalah beberapa contoh judul artikel populer yang menggunakan angka agar artikel terlihat lebih menarik:

  • 15+ Smartphone Terbaik 2020
  • 10 Cara Membuat Konten Yang Keren

Berdasarkan penelitian Content Marketing Institute, judul artikel blog yang menggunakan angka menghasilkan performa 45% lebih baik dibandingkan judul artikel biasa.

6. Menambahkan Call-To-Action (CTA)

Membuat Call to Action (CTA) merupakan aspek penting dalam marketing. Tidak hanya itu juga, ia juga merupakan elemen penting yang menentukan tindakan apa yang penikmat kontenmu bisa ambil selanjutnya.

Ketika membuat CTA, pastikan kata-kata yang disisipkan mengandung makna urgency (membuat audiens cepat mengambil tindakan). Misalnya saja :

  • Baca juga…..
  • Download ebook….gratis
  • Beli sekarang

Penggunaan CTA yang tepat dengan konten yang ditulis dilansir bisa meningkatkan konversi hingga 60%. Hal ini sangat penting sekali kalau websitemu bergerak dalam niche toko online.

7. Mudahkan pengunjung untuk Share Konten

Dalam konten website biasanya terdapat widget sosial media dimana pembaca kontenmu bisa membagikan konten tersebut hanya dengan 1 klik saja. Share konten sama halnya seperti marketing berbasis Influencer. Dimana konten / produkmu dipasarkan oleh orang lain kepada teman-teman atau keluarga mereka.

Mudahkan tindakan pembaca dengan menghadirkan platform-platform media sosial yang paling banyak digunakan seperti Facebook, twitter, Gmail, dan sejenisnya.

Sumber : https://www.jeffbullas.com/

Share.

About Author

Techfor Id

Leave A Reply