Renewable Energy

Ambisi Indonesia Pulihkan Hutan Mangrove di Tahun 2022-2025

Ambisi Indonesia Pulihkan Hutan Mangrove di Tahun 2022-2025
Written by Techfor Id

TechforID – Karena Indonesia mengalami pandemi Covid-19, target pemulihan hutan mangrove (bakau) yang seharusnya rampung di tahun 2021 harus diundur ke tahun berikutnya.

Target baru adalah 33.000 hektar (81.500 hektar), turun dari 83.000 hektar (205.000 hektar), menurut Hartono Prawiraatmadja, kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove.

Tetapi Rencana yang lebih besar untuk merehabilitasi 630.000 hektar (1,55 juta hektar) pada tahun 2024 tetap tidak berubah.

Indonesia adalah rumah bagi lebih dari seperempat bakau (Mangrove) di dunia pohon dan semak berbonggol yang tumbuh di pantai tropis yang terlindungi,

Kedua jenis tersebut sangat membantu masyarakat pesisir tetap aman dari gelombang badai, tsunami, kenaikan permukaan laut, dan mendukung mata pencaharian lokal.

Menurut penelitian, Hutan Mangrove juga berfungsi sebagai penyerap karbon, menyimpan karbon hingga empat kali lebih banyak daripada hutan tropis lainnya,

Tapi sayangnya dalam 3 dekade terakhir Indonesia sudah kehilangan sekitar 40% hutan bakaunya.

Karena banyak yang menebangnya untuk keperluan membangun rumah serta membuka jalan bagi peternakan ikan dan udang.

Presiden Jokowi berusaha untuk mempromosikan program melalui kunjungan baru-baru ini ke lokasi rehabilitasi di Bali dan Kalimantan Utara.

Ia juga sempat mengutarakan hal tersebut dalam pidatonya saat KTT iklim COP 26 PBB di Glasgow.

Menurut Hartono, pemerintah terpaksa merevisi target sambil menyusun rencana teknis yang lebih rinci.

Sebagian anggaran untuk program rehabilitasi juga harus direalokasikan untuk penanganan pandemi, tambah Hartono.

Dia mengatakan pemerintah berada di jalur untuk memenuhi target 33.000 hektar pada akhir November.

Dengan perencanaan tahun 2022 yang sudah berjalan, Hartono optimistis pihaknya bisa mempercepat rehabilitasi tahun depan.

Dimana semua upaya rehabilitasi akan dilakukan langsung oleh masyarakat setempat, bukan dialihdayakan ke pihak ketiga.

Pemerintah juga berencana melibatkan masyarakat lokal dalam pengelolaan mangrove pasca rehabilitasi agar pohon-pohon tersebut dapat terlindungi dengan baik di masa depan.

Baca Artikel Selanjutnya :

About the author

Techfor Id

Leave a Comment

Click to ask
Hai, Tanya-Tanya Aja
Hi ini Windy, dari techfor

Windy bisa membantu kamu memahami layanan Techfor
Seperti

1. Kursus Online By Expert
2. Partnership Event dan Konten
3. Layanan liputan multimedia
4. Dan hal lain yg ingin kamu tau

Kirim saja pesan ini serta berikan salah satu nomor diatas atau beritahukan windy lebih jelas agar dapat membantu Kamu