cryptocurrency

Kaspersky Prediksi Ancaman Finansial Pada 2022, Targetnya Industri Kripto

Written by Techfor Id

TechforID – Kaspersky melihat ada ancaman yang disponsori negara menargetkan industri cryptocurrency (kripto) pada tahun 2022. Pelaku kejahatan siber akan mengambil keuntungan dengan membuat dompet berbahaya yang dilengkapi dengan backdoor.

Prediksi utama dari laporan Cyberthreats to Financial Organizations in 2022 Kaspersky adalah pertumbuhan serangan terhadap sistem pembayaran dan ancaman seluler yang lebih canggih.

Tahun ini merupakan tantangan bagi banyak organisasi, mulai dari menangani akses jarak jauh untuk karyawan ad-hoc, menambal sistem perangkat keras yang terhubung ke Internet untuk menahan serangan ransomware.

“Para pelaku kejahatan siber tidak segan-segan mengambil keuntungan dari menyerang pasar tersebut,” ucap head of Global Research and Analysis Team (GReAT) Kaspersky, Dmitry Bestuzhev di Amerika Latin, Rabu, 24 November 2021.

Ia mengatakan, para pelaku kejahatan siber yang bersifat regional telah beralih ke wilayah lainnya sehingga membuat orang-orang di sektor keamanan siber harus bekerja lebih keras.

Oleh karena itu, kata dia, sangat penting untuk membangun prinsip utama dalam lanskap ancaman finansial yang berkembang.

Baca juga: Penyebab Shiba Inu Masuk Zona Merah, Investor Takut Rugi?

Selain itu, berbagi keahlian para ahli untuk membantu bisnis menjadi lebih siap, sehingga memahami cara melindungi dari ancaman.

Prediksi Utama Peneliti Kaspersky

Serangan mata uang kripto yang ditargetkan akan semakin tumbuh. Karena cryptocurrency adalah aset digital dan semua transaksi dilakukan secara online, ia menawarkan anonimitas kepada pengguna.

Namun, bukan hanya organisasi penjahat dunia maya tetapi aktor ancaman yang disponsori negara turut menargetkan industri ini.

Kaspersky telah menyaksikan kelompok ancaman persisten canggih (APT) bangkit untuk menyerang bisnis cryptocurrency secara agresif, dan mengantisipasi aktivitas ini masih terus berlanjut.

Keamanan yang tidak memadai dan dompet perangkat keras palsu sebagai ancaman berbasis perangkat keras kripto.

Sementara serangan cryptocurrency menjadi lebih bertarget, para pelaku kejahatan siber terus menemukan cara baru untuk mencuri aset keuangan investor.

Kejahatan Siber Gunakan Perangkat Ilegal

Peneliti Kaspersky menyimpulkan pelaku kejahatan siber akan memanfaatkan pembuatan dan penjualan perangkat ilegal dengan backdoor.

Selain itu, serangan akan diikuti oleh kampanye rekayasa sosial dan teknik lain untuk mencuri aset keuangan korban.

Serangan akan memainkan peran kunci dalam mengadopsi Infostealer terhadap aset keuangan, setidaknya sebagai pengumpul data tahap pertama.

Pelaku ancaman yang berbeda akan memanfaatkannya untuk membuat profil korban untuk serangan lebih lanjut. Tetapi tidak terbatas pada serangan ransomware yang ditargetkan.

Pakar Kaspersky memprediksi lebih banyak Trojan mobile banking untuk platform Android, terutama RAT yang dapat menghindari sistem keamanan yang diadopsi oleh bank (seperti OTP dan MFA).

Proyek implan Android lokal dan regional akan bergerak secara global, menyebar serangan ke Eropa Barat dan negara-negara lain di seluruh dunia.

Baca artikel selanjutnya:

About the author

Techfor Id

Leave a Comment

Click to ask
Hai, Tanya-Tanya Aja
Hi ini Windy, dari techfor

Windy bisa membantu kamu memahami layanan Techfor
Seperti

1. Kursus Online By Expert
2. Partnership Event dan Konten
3. Layanan liputan multimedia
4. Dan hal lain yg ingin kamu tau

Kirim saja pesan ini serta berikan salah satu nomor diatas atau beritahukan windy lebih jelas agar dapat membantu Kamu