Renewable Energy

Mengejutkan !! China – AS Sepakat Kerjasama Atasi Emisi Karbon

Mengejutkan !! China – AS Sepakat Kerjasama Atasi Emisi Karbon
Written by Techfor Id

Selang acara Cop26 PBB di Glasglow, terjadi hal mengejutkan di sela-sela rapat yang berlangsung. Pasalnya disini baik China dan AS sepakat mengumukan rencana kerja sama dalam hal mengurangi emisi karbon untuk 1 dekade berikutnya.

Yang membuat hal ini heboh yaitu karena pada minggu pertama keduanya terlihat saling mengkritik satu sama lain untuk topik yang sama.

Presiden Joe Biden bahkan sempat menyindir Xi Jinping karena tidak hadir dalam rapat tersebut dan menganggap ia tidak peduli tentang keselamatan iklim dunia.

Rencananya itu sendiri berupa pengurangan emisi agar tetap pada batas 1,5C untuk 10 tahun kedepan.  Selain itu para pemimpin dunia disini juga saling menyarankan untuk transisi ke sumber energi terbarukan.

Kedua belah pihak mengakui bahwa ada kesenjangan antara upaya saat ini dan tujuan kesepakatan Paris, jadi kami akan bersama-sama memperkuat upaya dan kerja sama Paris kami … untuk mempercepat transisi hijau dan rendah karbon,” kata Xie Zhenhua, kepala delegasi China.

Perubahan iklim menjadi tantangan yang semakin mendesak. Kami berharap deklarasi bersama ini akan membantu mencapai kesuksesan di Cop26.” Tambahnya

Pengumuman tersebut menyusul seruan dari negara-negara berkembang agar negara-negara kaya atau maju mau menyodorkan tangan mereka untuk Negara-negara miskin.

Sebab Negara-negara miskin logisnya tidak akan sempat mengurusi masalah emisi karbon dan hanya fokus agar warganya tidak kelaparan.

Dari draf teksnya yang diterbitkan oleh Presiden pembicara menetapkan hasil rapat Cop26.

Isinya antara lain persyaratan potensial untuk kembali ke meja perundingan tahun depan untuk memperkuat rencana memotong emisi karbon.

Teks tersebut juga menetapkan kasus ilmiah untuk membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5C di atas tingkat pra-industri.

Dan menyatakan peringatan keras bahwa emisi jauh lebih tinggi daripada tingkat yang diperlukan untuk tetap berada dalam ambang batas suhu yang aman.

Tetapi negara-negara miskin mengatakan teks tersebut membutuhkan lebih banyak penekanan pada pendanaan iklim, untuk membantu mereka mengurangi karbon dan mengatasi dampak kerusakan iklim.

Baca Artikel Selanjutnya :

About the author

Techfor Id

Add Comment

Leave a Comment

Click to ask
Hai, Tanya-Tanya Aja
Hi ini Windy, dari techfor

Windy bisa membantu kamu memahami layanan Techfor
Seperti

1. Kursus Online By Expert
2. Partnership Event dan Konten
3. Layanan liputan multimedia
4. Dan hal lain yg ingin kamu tau

Kirim saja pesan ini serta berikan salah satu nomor diatas atau beritahukan windy lebih jelas agar dapat membantu Kamu