Pengertian Framework Rails Pada Bahasa Pemrograman Ruby

2

Tahukah kamu bahwa bahasa pemrograman Ruby merupakan bahasa program yang sedang trending dibanyak perusahaan di Indonesia. Banyak dari mereka yang mencari programmer yang ahli dalam menggunakan Ruby.

Ruby itu sendiri bersifat Fleksibel, mudah digunakan, dan sangat User friendly. Belum lagi Framework Rails nya yang menggunakan arsitektur MVC mampu membuat kita membangun User Interface kompleks menjadi sesederhana mungkin.

Tapi apa sih sebenarnya Framework Rails itu ? Apa kegunaanya untuk seorang programmer dan apa pula keunggulannya ? Sebelum menjawab hal tersebut, kita akan mempelajari terlebih dahulu sejarah terciptanya Ruby, dan apa tujuan dibangunnya program ajaib ini.

Baca Juga :

Apa itu Ruby dan Apa Kegunaannya ?

Jadi, mari kita mulai dengan apa itu Ruby dan untuk apa Ruby digunakan. Perbedaan utama antara Ruby dan Ruby on Rails tersembunyi dalam tujuannya.

Ruby adalah bahasa pemrograman yang dibuat pada 1990-an oleh Yukihiro “Matz” Matsumoto. Tugas utama Ruby adalah pembuatan cepat proyek baru dengan perfoma yang tinggi.

Ruby adalah bahasa pemrograman untuk tujuan umum seperti C ++ atau PHP. Sejak 2002, bahasa ini telah memiliki 1.082 rilis.  Rilis stabil terbarunya (versi Ruby 2.6.2) diluncurkan pada 13 Maret 2019. Bahasa Ruby menunjukkan hasil yang bagus dalam repositori-nya. Kamu dapat melihatnya sendiri dibawah ini:

Tabel di atas menunjukkan bahwa bahasa pemrograman Ruby sedang dikembangkan dengan pesat dan dikelilingi oleh komunitas besar.

Dukungan komunitas yang luas, User-friendly, kesederhanaan, keterbacaan, fleksibilitas, dan Community Gem menjadikannya rival kuat diantara bahasa pemrograman lain. Ruby mengkodekan script yang menyederhanakan proses pengembangan tetapi tetap menjaga perfomanya.

Baca Juga : Membuat Program Kalkulator Sederhana Dengan Menggunakan Program Ruby

Apa itu Ruby On Rails ?

Banyak yang mengatakan kalau Rails merupakan alasan mengapa Ruby menjadi terkenal seperti sekarang. Rails atau Ruby On Rails adalah Framework Open-source yang ditulis dengan Bahasa program Ruby dan diciptakan oleh David Heinermeier Hanson pada Tahun 2003.

Perusahaan Ruby on Rails tidak perlu menulis ulang setiap bagian kode dalam proses pengembangan aplikasi web, sehingga mengurangi waktu yang dihabiskan untuk tugas-tugas dasar.

Framework Ruby on Rails secara signifikan menyederhanakan proses pembuatan situs web dan aplikasi dengan mengambil tugas-tugas umum berulang (repetitive task) developer seperti pembuatan formu, tabel, dan menu.

Pengembang tidak perlu lagi membangun situs web atau aplikasi web baru dari awal, karena mereka dapat memanfaatkan solusi out-of-the-box untuk tugas yang berulang.

Di bawah ini kita akan berbicara lebih banyak tentang apa yang digunakan Ruby on Rails dalam aplikasi kehidupan nyata.

Baca Juga : Mengenal Konsep Arsitektur MVC dalam Ruby On Rail

Alasan Mengapa Ruby on Rails begitu Populer

Ruby on Rails adalah Framework yang sangat populer. Penelitian oleh Slant menyatakan bahwa Ruby on Rails berada di posisi ke-5 di antara Framework terpopuler dalam hal pengembangan Back-End.

Terhitung ada lebih dari 300 ribu website yang dibangun dengan Framework Rails diseluruh dunia, dan jumlahnya terus meningkat.

Jadi, apa yang mendasari popularitas Ruby on Rails? Ada beberapa hal yang membuat Ruby on Rails populer di kalangan perusahaan pengembangan.

Karena Ruby on Rails bersifat open source, kamu juga dapat berkontribusi pada pengembangan dan kesejahteraan Framework ini. Jika kamu berpikir bahwa ada beberapa fitur yang akan membuatnya lebih baik, kamu dapat mengirimkan kontribusi kamu untuk persetujuan.

Baca Juga : Cara membuat Login Form

Inilah bagaimana framework aplikasi web ini telah dikembangkan selama lebih dari 10 tahun terakhir.

Ruby on Rails memiliki komunitas besar dengan banyak developer  berbakat dan sangat berpengalaman di dalamnya. Komunitas mengembangkan banyak add-on gratis yang dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi.

Ini sangat berguna untuk perusahaan startup yang ingin meluncurkan aplikasinya yang kaya akan fitur baru dalam waktu sesingkat mungkin.

Kelebihan Ruby On Rails

Ekosistem Fitur Yang Luas

Ruby On Rails memiliki fitur yang disebut RubyGems, yaitu hosting service gems yang diciptakan komunitasnya. Didalamnya terdapat ribuan Gems berupa  form Add-ons, Library, atau Snippet Software. Gems merupakan solusi siap pakai untuk jenis masalah yang berbeda-beda yang mungkin timbul saat proses pengembangan aplikasi.

Arsitektur Model-View-Controller (MVC)

Sama seperti bahasa pemrograman populer lainnya, MVC terintegrasi didalam framework Rails pada Ruby. MVC membagi pekerjaan aplikasi menjadi 3 sub sistem dengan tugas yang berbeda beda :

  • Model : Menangani Data dan Logika bisnis
  • Controller : Mengatur User Interface dan aplikasi
  • View : Mengatasi Graphic User Interface (GUI) dan presentasi data

Ruby on Rails MVC memungkinkan pengembangan secara paralel dan memungkinkan programmer mempercepat proses rekayasa tiga kali lipat.

Framework ini menyediakan keranjang yang siap digunakan untuk pemisahan logika bisnis aplikasi, sehingga perusahaan pengembangan web Ruby on Rails dapat menghemat waktu melalui pemanfaatannya.

Code yang Konsisten dan Rapi

Developer Ruby on Rails dapat memanfaatkan bagian kode yang siap digunakan yang menyederhanakan implementasi banyak fitur. Hasilnya, kode aplikasi terlihat lebih rapih dan mudah dibaca. Semua pembaruan Framework Rails memiliki lebih sedikit kode untuk dibaca dan disortir.

Baca Juga :

Ini adalah karakteristik penting yang membuat pengembangan Ruby on Rails amat efisien dalam hal waktu dan biaya.

Don’t Repeat Yourself (DRY)

DRY adalah prinsip lain dari Ruby yang dibangun di atas Rails. Jika ada tugas yang berulang, dalam pengembangan Ruby on Rails, kamu tidak perlu menulis kode yang sama secara berulang-ulang. Framework Rails memiliki 1 Fitur untuk tugas berulang (repetitive task) dimana kamu hanya butuh 1 code dan bisa digunakan sebanyak yang kamu mau.

Security

Framework Rails pada Ruby memiliki beberapa fitur berpusat pada keamanan yang membuat aplikasi terlindung dari SQL Injection dan serangan XSS. Selain itu, Ada banyak Gems yang tersedia di Ruby yang bisa kamu gunakan untuk mencegah serangan Cyber di aplikasi kamu.

Self-Documentation

Code Ruby sangat mudah dibaca dan didokumentasikan sendiri (Self documentation). Ini membuat proses pengembangan lebih cepat, karena tim pengembangan tidak perlu menulis dokumentasi secara terpisah. Sehingga apabila ada tim baru yang ikut mengerjakan project kamu, mereka tidak akan mengalami kesulitan memahami konsepnya.

Berikutnya Baca : Fetching Data Application Programming Interface (API) pada React JS

Sumber : mlsdev.com

Share.

About Author

Techfor Id

2 Komentar

  1. Pingback: 8 Manfaat Menguasai Program Ruby on Rails Dalam Pengembangan Website! |

Leave A Reply