Renewable Energy

Armada Pesawat Supersonic Bakal Terbang di Amerika Serikat, Indonesia Kapan?

Written by Techfor Id

Maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS) United mengumumkan rencana untuk membeli 15 pesawat supersonic baru pada tahun 2029. Indonesia kapan yah armadanya dilengkapi pesawat super kencang ini?

Untuk informasi, pesawat supersonik bukan hal baru di Industri penerbangan, sebab pada tahun 1966 sampai 1976 berkat kerjasama Air France (Perancis) dan British Airways (Inggris) sudah menggunakannya dengan nama pesawat Concorde. 

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/e/eb/British_Airways_Concorde_G-BOAC_03.jpg

Pesawat supersonik Concorde. Foto: wikipedia

Tetapi karena sempat terjadi kecelakaan pada 25 juli 2020 dan dikenal sangat beresiko. Sehingga membuat proyek tersebut harus dihentikan.

Amerika Serikat ingin kembali membangkitkan industri pesawat supersonic. Kabarnya akan memproduksi model baru bernama Overture sebanyak 15 Unit. Perusahaan yang berbasis di Denver, yakni Boom dipercaya untuk memproduksi pesawat tersebut.

Membahas sedikit tentang supersonik, pesawat ini dapat terbang lebih cepat dari kecepatan suara. Umumnya terbang pada ketinggian 18.000 meter dengan kecepatan hingga 1.060 km/jam. Overture yang akan dibangun oleh Amerika, diperkirakan bisa mencapai kecepatan 1.805km/jam (Mach 1.7)

Baca juga: Pabrik Iphone, Foxconn Rilis Tiga Kendaraan Listrik Sekaligus

Dengan kecepatan tersebut, waktu perjalanan untuk  London ke New York bisa dipangkas lebih dari setengahnya. Kalau dengan pesawat biasa membutuhkan lebih dari 7 jam, dengan Overture maka hanya perlu 2,5 jam saja.

Meski menyenangkan membahas tentang pesawat supersonic, namun bukan berarti cara membuat mudah lantaran selama ini dikenal memiliki 2 masalah utama, yakni kebisingan dan polusi

Terbang dengan kecepatan melebihi suara bisa menyebabkan ledakan sonik. Ledakan ini kalau di telinga manusia terdengar seperti petir atau ledakan keras.

Namun, Boom sudah mengatasi hal tersebut dengan membatasi di mana saja pesawat itu bisa terbang dengan kecepatan maksimum. Misalnya, hanya pada area yang jauh dari manusia, seperti gurun, laut, atau area serupa lainnya.

Sedangkan masalah polusi, perusahaan ini hanya berharap Overture nanti bisa dan mampu menggunakan bahan bakar nol karbon atau ramah lingkungan.

Unik dan kerennya lagi, pihak Boom juga menginginkan kalau harga tiketnya nanti disetarakan dengan penerbangan biasa. Sehingga, bisa dijangkau oleh semua kalangan.

Baca artikel selanjutnya:

About the author

Techfor Id

Leave a Comment

Click to ask
Hai, Tanya-Tanya Aja
Hi ini Windy, dari techfor

Windy bisa membantu kamu memahami layanan Techfor
Seperti

1. Kursus Online By Expert
2. Partnership Event dan Konten
3. Layanan liputan multimedia
4. Dan hal lain yg ingin kamu tau

Kirim saja pesan ini serta berikan salah satu nomor diatas atau beritahukan windy lebih jelas agar dapat membantu Kamu