Blockchain

Asosiasi Blockchain Indonesia Incar Potensi NFT Nasional

Asosiasi Blockchain Indonesia Incar Potensi NFT Nasional
Written by Techfor Id

TechforID  – Asosiasi Blockchain Indonesia mengincar potensi pengembangan Non-Fungible Token (NFT) di tanah air karena semakin tingginya popularitasnya.

Tidak banyak diketahui, namun saat ini sudah ada ribuan karya seni digital karya anak bangsa yang  diperdagangkan di platform NFT seperti OpenSea, Mintable, Kolektibel, Paras.id, dan platform lainnya.

Koleksi NFT yang diperdagangkan di Platform Opensea. Foto : Opensea

Salah satu anggota Asosiasi Blockchain Indonesia, Kolaktibel juga memberikan pandangannya tentang potensi NFT di Indonesia.

Menurut Rhein Mahatama selaku Co-Founder Kolektibel NFT sangat memungkinkan membuka peluang pasar baru.

Disaat yang sama, ia juga bisa menciptakan lapangan kerja baru serta menghasilkan barang atau konten digital yang bisa diperdagangkan.

Indonesia bukan satu-satunya yang tertarik dengan industri NFT. Pasalnya di berbagai belahan dunia juga terlihat punya minat yang sama.

Meski diterpa kabar kalau trendnya menurun karena nilai ethereum sangat fluktuatif, namun ada beberapa prediksi yang mengatakan NFT akan kembali booming di tahun 2022.

Kondisi ini tercerminkan , sebab saat ini tren NFT di Indonesia sedang berada pada puncaknya karena munculnya artis-artis digital baru.

Semakin banyak seniman dan penikmat seni di Indonesia yang mulai melek NFT. Bahkan banyak bermunculan komunitas NFT di Indonesia yang anggotanya sudah mencapai ribuan bahkan puluhan ribu.

Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia, Asih Karnengsih menyampaikan kalau :

 “literasi terkait implementasi dan manfaat teknologi blockchain yang dapat berkontribusi pada pembangunan ekonomi di Indonesia, misalnya NFT yang dapat membantu seniman di Indonesia mendapatkan apresiasi dan penghargaan.

NFT memang menjadi topik perbincangan hangat di berbagai kalangan, terutama para aktivis Blockchain, seniman, terutama seniman digital dan penikmat seni.

NFT tampaknya menjadi kabar baik bagi artis, gamer, pembuat konten, dan lainnya karena membuka peluang baru untuk mencari penghasilan tambahan.

Pasalnya, NFT diciptakan untuk mengurangi peran pihak ketiga, sehingga seniman dapat memiliki royalti sendiri dan tanpa takut karyanya dijiplak atau diakui pihak lain.

Karena saat ini hype dan minat pasar NFT terus berkembang dengan baik. Terbukti dari data Reuters yang menunjukkan volume penjualan NFT terus mengalami peningkatan.

Data ini menyebutkan kuartal kedua tahun 2021 sebesar US$1,3 miliar menjadi mencapai US$10,7 miliar pada kuartal ketiga tahun ini. 2021.

Baca artikel selanjutnya :

About the author

Techfor Id

Leave a Comment

Click to ask
Hai, Tanya-Tanya Aja
Hi ini Windy, dari techfor

Windy bisa membantu kamu memahami layanan Techfor
Seperti

1. Kursus Online By Expert
2. Partnership Event dan Konten
3. Layanan liputan multimedia
4. Dan hal lain yg ingin kamu tau

Kirim saja pesan ini serta berikan salah satu nomor diatas atau beritahukan windy lebih jelas agar dapat membantu Kamu