Berkat Bantuan Toyota, Entrepreneur Ini Akhirnya Berhasil Membuat Taksi Terbang

0

Awalnya, Joeben Bevirt berjalan dengan susah payah di jalan sepanjang 4,5 mil menuju rumah keluarganya. Namun dari pengalaman yang ia rasakan tersebut timbulah sebuah mimpi tentang cara yang lebih baik.

Dan akhirnya empat dekade kemudian, Bevirt mulai mendekati tujuan tersebut.

Tujuan

Di sebuah peternakan di luar Santa Cruz, pusat selancar di dekat tempat ia dibesarkan, Bevirt diam-diam telah mengembangkan pesawat listrik dengan enam baling-baling miring yang katanya dapat membawa seorang pilot dan empat penumpang sejauh 150 mil hingga 200 mil per jam.

Dia membayangkan pesawat yang belum disebutkan namanya itu, yang menurut para ahli berspekulasi bisa menghabiskan biaya produksi USD$ 400.000 hingga $ 1,5 juta, sebagai fondasi untuk jaringan taksi udara dari atap ke atap yang sangat besar ​​yang mana dia rencanakan untuk dibangun dan dijalankan sendiri.

Cita-citanya adalah membebaskan penduduk kota dari jalanan yang macet dan menyelamatkan satu miliar orang satu jam sehari dengan harga yang sama (dia berharap) sebagai tumpangan UberX, atau sekitar USD $ 2,50 per mil atau sekitar Rp.40.000 / Mil.

Meski mimpinya ini terdengar gila, akan tetapi Toyota memberikan sokongan dana investasi hingga USD $ 400 juta ke dalam Joby Aviation (Perusahaan Joeben Bivert) pada bulan Januari.

Selain itu juga Toyota bergabung dengan investor lain  termasuk Emerson Collective Laurene Powell Jobs dan Capricorn Investment Group dari Jeff Skoll, yang terakhir ini juga merupakan pendukung awal Tesla.

Secara keseluruhan, Pria yang akrab dipanggil Joby ini  telah mengumpulkan USD$ 745 juta, yang terbaru dengan valuasi $ 2,6 miliar. CEO Toyota Akio Toyoda mengatakan kepada Bevirt bahwa dia berharap melalui Joby untuk mewujudkan impian mobil terbang kakeknya Kiichiro, pendiri Toyota Motors.

Insinyur Toyota menyempurnakan komponen pesawat Joby untuk membuatnya lebih mudah dibangun dalam skala massal yang lebih mirip dengan industri otomotif daripada penerbangan, dan membantu Bevirt mendirikan pabrik di Monterey County tempat dia berencana memproduksi ribuan pesawat dalam setahun.

 “Jika kita bisa terbang, kita bisa mengubah jalan kita menjadi taman dan pada dasarnya menjadikan kota kita menjadi lebih baik untuk ditinggali,” kata Bevirt.

Sudah banyak sebelum toby yang memiliki mimpi yang sama namun nyatanya gagal. Tidak sedikit pula yang menganggap Joby masih terlalu dini untuk merealisasikan mimpinya. Namun pada nyatanya Joby menepis semua tudingan tersebut dengan melahirkan prototype taksi udara.

Teknologi canggih

Joeden Bevirt mengatakan dia dapat memproduksi pesawat yang layak dan aman dengan sel baterai lithium-ion canggih yang saat ini menggerakkan mobil listrik.

Dan Joby adalah satu-satunya startup yang berkomitmen pada timeline ambisius Uber dalam meluncurkan layanan taksi udara perkotaan pada tahun 2023.

Bevirt mengatakan dia berada di jalur yang tepat untuk memenangkan sertifikasi keselamatan dari Federal Aviation Administration tahun itu, yang kemungkinan akan menjadikan Joby  sebagai pembuat taksi terbang berbasis listrik pertama di dunia.

Sumber : www.forbes.com

Share.

About Author

Techfor Id

Leave A Reply