AI & Data Science Renewable Energy

Insinyur Caltech Buat Robot Otonom yang Bisa Jelajahi Lautan

Kerenn, Insinyur Caltech Buat Robot Otonom yang Bisa Jelajahi Lautan
Avatar photo
Written by Techfor Id

TechforID – Para Insinyur dari Caltech menciptakan robot otonom mini berukuran telapak tangan namun bisa belajar sendiri dalam hal menavigasi lautan luas berdasarkan kekuatan arus.

Tidak banyak diketahui, sebenarnya sekarang ini hanya sekitar 5% saja lautan yang berhasil di analisa, menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).

Alasannya tidak lain karena menjelajahi laut tidak semudah yang dibayangkan atau sulit dijangkau manusia. Menggunakan drone atau robot adalah jalan satu-satunya tapi membangunnya untuk tujuan ini tidaklah murah.

Pantang menyerah,  Insinyur dari Caltech berkolaborasi dengan Harvard dan ETH Zurich mengembangkan pendekatan radikal untuk eksplorasi laut.

Karya mereka yaitu berupa robot pintar kecil yang tidak hanya belajar cara menavigasi lautan tetapi juga melakukannya dengan kurang dari setengah volt.

Para tim pengembang mengumpulkan robot dalam kotak kecil yang dicetak 3-D. Semua komponennya tersedia dan dapat dibeli dengan harga beberapa dolar saja.

Akan tetapi yang membuat robot otonom bernama CARL ini istimewa yaitu pengkodean dalam papan sistem onboard-nya yang mungil.

Baca juga : Pelajari Cuaca Ekstrem, Ilmuwan Kirim Robot Saildrone ke Tengah Badai

Keistimewaan Robot Jelajah Laut CARL

CARL menjadi robot pertama mungil yang diyakini akan jadi patokan dalam menavigasi lautan sepenuhnya secara mandiri (otonom).

Maksudnya ia bisa membuat keputusan sendiri kemana harus pergi, dan bagaimana mencapainya dengan cara efisien.

Robot jelajah laut Caltech CARL. Foto : Caltech
Robot jelajah laut Caltech CARL. Foto : Caltech

Robot jelajah laut CARL menerapkan simulasi digital berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk melatih dirinya agar mencapai target meskipun terdapat arus yang berbahaya.

Hebatnya, robot otonom ini berhasil menemukan cara memanfaatkan kekuatan arus dan mencapai targetnya.

Setelah dilakukan beberapa uji coba, dan belajar sendiri dengan proses Deep Learning, robot jelajah laut CARL berhasil mencapai tingkat keberhasilan 99,9% dalam mencapai tujuannya.

Setelah simulasi virtual CARL ditetapkan dan dikendalikan, para insinyur Caltech memutuskan sudah waktunya untuk memiliki tubuh, jadi mereka membangunnya.

CARL berbeda dari robot otonom laut lainnya. Walau berukuran kecil dan super murah tetapi memiliki kecepatan pemrosesan 60 mikrodetik yang mendukung keputusan otonom-nya.

Ia berenang menggunakan 6 motor kecil, dan dengan kekuatan gabungan itu ia bisa naik, turun, kiri, kanan, maju, dan mundur, atau berputar pada porosnya sendiri.

Tetapi keterampilan sebenarnya adalah AI-nya yang dikuasai dalam dinamika fluida. CARL tidak hanya memahami bahasa arus laut tetapi dapat menggunakannya untuk mencapai tujuan, dan CARL semakin pintar setiap kali menyelam.

Gagasan menggunakan arus dan dinamika fluida mungkin baru dalam drone dan teknologi, tetapi bukan hal baru bagi alam.

Insinyur Caltech percaya bahwa di masa depan robot otonom CARL akan digunakan untuk mempelajari perubahan iklim, kedalaman dan pantai lautan kita, survei karang dan kehidupan laut, dan berkontribusi pada pemahaman ilmiah tentang planet bumi.

Baca artikel selanjutnya :

About the author

Avatar photo

Techfor Id

Leave a Comment

Click to ask
Hai, Tanya-Tanya Aja
Hi ini Windy, dari techfor

Windy bisa membantu kamu memahami layanan Techfor
Seperti

1. Kursus Online By Expert
2. Partnership Event dan Konten
3. Layanan liputan multimedia
4. Dan hal lain yg ingin kamu tau

Kirim saja pesan ini serta berikan salah satu nomor diatas atau beritahukan windy lebih jelas agar dapat membantu Kamu