5 Content Management System (CMS) Terbaik di Tahun 2019!

5

1. WordPress

WordPress merupakan juara kelas berat dalam kontes CMS. Pada tahun 2019, WordPress menguasai 60,7% pangsa pasar. Namun, apa alasan dibalik kesuksesan tersebut ?

Baca Juga : Pengertian dan Kelebihan CMS (Content Management System) Yang Wajib Kamu Ketahui!

Pada awalnya, WordPress dikenal sebagai platform blogging. Namun tumbuh dan berkembang dengan Function yang melebih ekspektasi. Proses Instalasi yang simpel, Intuisif interface, koleksi tema dan plugin yang banya, memiliki komunitas yang berkembang lah yang menjadikan wordpress begitu populer.

Dengan WordPress, anda bisa membangun website yang bagus tanpa harus memiliki pengetahuan teknis perihal programming. Anda dapat memilih ribuan tema sesuai kebutuhan dan plugin yang meningkatkan fungsionalitas website anda.

Namun, karena tema dan plugin yang ada dikembangkan oleh pihak eksternal. WordPress memiliki masalah pada sistem keamanannya. Statistik menunjukan bahwa WordPress merupakan CMS yang paling rentan terkena cyber attack dan spammer.

Terlepas dari itu, Interface pada wordpress sangat user-friendly. Mulai dari dashboard hingga managemen elemen pada website

Baca Juga : Top 10 Bahasa Pemrograman Untuk Membangun Website Kamu!

Kelebihan

  • Mudah diinstall dan digunakan
  • Bersifat open-source dan gratis
  • Interface Intuitif
  • Banyak tema dan plugin
  • Di support oleh komunitas yang berkembang

Kekurangan

  • Tingkat keamanan yang rentan
  • Membutuhkan beberapa keahlian teknis
  • Terlalu banyaknya plugin bisa menyebabkan website menjadi lambat.

Kesimpulan

WordPress adalah pilihan yang tepat apabila anda ingin membuat situs atau website yang Full-custom yang kaya fitur dan interface. Banyak kemungkinan tak terhingga dalam desain dan fungsionalitasnya dengan banyak nya  tema dan Plugins. Tapi jangan terlena dengan itu semua, karena dapat menyebabkan situs atau website anda menjadi lambat jika mengunakan template yang berat dan banyak Plugins

Tempat Kursus Komputer Terbaik | Digital Marketing, Programming, SEO, Dll.

2. Joomla

CMS yang populer lainnya yakni Joomla, memegang record pangsa pasar terbesar kedua setelah wordpress

Baca Juga Artikel Terkait : Lengkap! Mengenal Definisi HyperText Markup Language (HTML)

Fitur terdepan Joomla terletak pada interface adminnya yang kaya akan extensions dan user management. Interface Joomla mudah digunakan tetapi memiliki fitur yang komprehensif.

Pengguna dapat menambahkan lebih banyak fungsi melalui Extension Directory. Extension Directory terdiri dari tiga aspek, yaitu plugin, komponen, dan modul. Masing-masing mewakili fungsi yang berbeda.

Kelebihan

  • Extension yang banyak dan bervariasi
  • User Interface yang teratur
  • Memiliki User Management yang baik
  • Kustomisasi yang kuat
  • Tingkat security yang tinggi

Kekurangan

  • Butuh keahlian teknis
  • Bukan beginner friendly

Kesimpulan

Sama halnya seperti WordPress anda dapat menyisipkan Plugins, komponen atau modul via extension directory. Tetapi, jika anda ingin pengalaman berbeda dari wordpress tapi tidak ingin terlalu teknis. Maka Joomla hadir untuk anda

3. Drupal

Drupal adalah CMS yang patut anda lirik, terutama jika anda seorang pengguna yang suka dengan fleksibilitas (Flexibility). Meskipun dikenal karena kompleksitasnya, dengan Drupal anda lebih bebas dalam mengcustom situs atau website anda.

Baca Juga : Bahasa Pemrograman & Framework Yang Mana Yang Harus Dipelajari?

Jika anda suka Coding, maka Drupal adalah sahabat terbaik anda. Namun jika tidak, sangat tidak disarankan menggunakan CMS yang satu ini.

Drupal menyediakan lebih dari 2700 tema dan 43000 modul. Angka tersebut akan terus bertambah seiring berkembangnya komunitas Drupal.

Drupal cukup populer dikalangan website-website besar. Karena digunakan untuk membangun website pemerintah Australia dan Entertainment Weekly. Skalabilitas pada Drupal cukup mengesankan sebab tidak membutuhkan tenaga lebih pada sistem resource nya.

Kelebihan

  • Fleksibel untuk di Custom
  • Di support oleh komunitas yang terus berkembang
  • Skalabilitas yang mengesankan
  • Tingkat security yang bagus
  • Banyaknya Modul dan tema

Kekurangan

  • Butuhnya pengetahuan teknis
  • Tidak disarankan untuk pemula

Kesimpulan

Drupal adalah salah satu pilihan terbaik jika anda ingin membuat website yang full-custom. Karena Drupal memberikan lebih banyak kebebasan pada teknisi tingkat lanjut interface serta extensive module nya. Tapi perlu diingat bahwa menggunakan Drupal harus memiliki pengetahuan dan skill Coding tingkat lanjut untuk mengcustom website anda. Makanya, tidak disarankan apabila anda masih awam dengan programing

4. Chamilo

Chamilo adalah CMS yang lebih dari sekedar CMS biasa, karena selain berperan sebagai CMS ia juga berperan sebagai platform e-learning. Inilah mengapa Chamilo sering disebut Learning Management System (LMS)

Lebih dari 21 juta akun terdaftar di platform ini dan 1,5 juta jenis kursus telah platform ini luncurkan. Selain meluncurkan kursus online, Chamilo juga digunakan perusahaan-perusahaan untuk memberi pelatihan secara online pada karyawan mereka. Jenis pertanyaan pada kursus onlinenya meliputi banyak versi seperti Pilihan ganda, kuis, atau Conditional Question.

Lebih dari guru atau instruktur pada Chamilo bisa mengakses 1 jenis kursus yang sama. Jadi, sangat berguna bagi mereka yang mungkin kesulitan dalam mencerna materi pembelajaran.

Tingkat kemananan pada platform ini juga patut dipuji, karena memiliki track record bagus dalam memperbaiki masalah-masalah seputar keamanan. Apabila anda memiliki masalah, cukup menghubungi email dari support team mereka, dan mereka akan merespon dalam kurun waktu kurang dari 24 jam dan mencarikan solusinya dalam waktu kurang dari 5 hari.

Baca Juga : Ini Dia Golang, Salah Satu Bahasa Pemograman Yang Digunakan Tokopedia

Kelebihan

  • Merupakan platform CMS yang unik karena memiliki peran ganda, yakni CMS dan E-Learning (LMS)
  • Pilihan terbaik untuk jika ingin membuat kursus pada platform website
  • Customer Support yang cepat tanggap
  • Bisa digunakan untuk tujuan individu maupun bisnis
  • Memiliki track record bagus dalam hal penanganan masalah keamanan.

Kekurangan

  • Terbatas pada fungsi E-learning
  • Tidak dapat di custom layaknya platform CMS lain

Kesimpulan

Kalau anda butuh CMS dengan fitur kursus online, Chamilo ialah pilihan terbaik. Karena sangat cocok untuk membangun website E-learning. Anda bisa dengan bebas mengcustom kursus seperti menambahkan elemen text atau multimedia dan membuat tugas dengan banyaknya variasi jenis pertanyaan

5. Typo3

Typo3 CMS berorientasikan developer (Developer-Oriented) yang dikenal luas atas Skalabilitasnya (scalabilitiy). Yakni disebut Enterprise content management system dan sering digunakan website-website berskala besar.

Karena memiliki banyak fitur yang mendukung pengembangan web, aspek user-friendly bukan prioritas pada platform ini. Jika anda ingin membuat website custom dengan skalabilitas , maka Typo3 adalah pilihan terbaik anda.

Baca Juga : Mau jadi Programmer? Berikut Hal Yang Harus Kamu Ketahui Tentang PHP

Lalu, fitur apa yang diberikan Typo3 ? Pada dasarnya, anda dapat dengan bebas meningkatkan Functionality website anda dengan extension yang tersedia di Typo3 extension repository. Anda dapat mencari extension mana yang cocok dan menginstallnya pada Dashboard admin. Namun bukan hanya itu saja, Anda bahkan dapat membuat extension anda sendiri disana. Typo3 memiliki Tools yang bernama TypoScript yang mana membuat anda dapat mengcustom template dan mengkonfigurasi extension.

Fitur lainnya yang dimiliki Type3 adalah Support terhadap banyak bahasa (Multilingual Support) dan Compability interfacenya dengan Customer Relationship Management (CRM) dan Enterprise Resource Planning (ERP) system.

Disamping kelebihan yang dimiliki Typo3, User atau pengguna harus peka pada beberapa aspek sebelum menggunakan Typo3 seperti butuhnya pengetahuan lebih lanjut akan pengembangan website dan harus memiliki administrasi yang kuat agar dapat memenuhi fungsi-fungsi yang ada.

Kelebihan

  • Powerfull Enterprise CMS
  • Great Scalability
  • Extension Repository & TypoScript
  • Dapat membuat Extension anda sendiri
  • Multilingual Support

Kekurangan

  • Tidak user-friendly
  • Butuh administrasi yang kuat

Kesimpulan

Merupakan CMS idaman jika anda ingin membangun website berskala besar. Tapi anda butuh pengetahuan tingkat lanjut perihal Web development. Namun terlepas dari itu, anda dapat mengcustom website dan melebarkan functionality nya dengan menggunakan extension dan tool TypoScript.

Baca Juga Artikel Lainnya : Definisi Framework CodeIgniter dan Cara Kerjanya!

Sumber : Hostingwiki.org

*Artikel ini pernah tayang di website Babastudio.com

Share.

About Author

Babastudio

Berdiri sejak tahun 2003 telah memiliki lebih dari 15.000 peserta kursus dan telah berpengalaman dan dipercaya dalam menangani ratusan klien korporat dan pemerintahan. Pengalaman keberhasilan dalam dunia online adalah yang paling utama kami berikan kepada peserta didik dan itu sangat tidak ternilai harganya.

5 Komentar

  1. Pingback: Pengertian Selector Pada CSS | TechForID TechForID

  2. Pingback: Memahami Struktur Dasar CSS! | TechForID TechForID | TechForID

  3. Pingback: 8 Cara Ampuh untuk Meningkatkan Perfoma Websitemu | TechForID

  4. Pingback: 8 Rahasia Windows 10 yang Belum Diketahui Semua Orang! | TechForID

  5. Thanks gan, informasinya bermanfaat banget. Saya sering sekali pakai WP sama Joomla sih ga, cuman mungkin next bisa juga gan buat daftar penyedia erp sistem murah di Indonesia. Mungkin HashMicro bisa dijadikan refrensi gan, cheers

Leave A Reply