Information Technology

Teknologi “Augmented Reality” Facebook Ini Dikendalikan Dengan Sinyal Otak!

Techfor Id
Written by Techfor Id

Facebook telah meluncurkan gelang virtual-reality (VR) yang akan digunakan untuk mengontrol kacamata augmented-reality yang akan rilis di masa mendatang.

Gelang ini menafsirkan gerakan tangan pengguna melalui sekelompok sensor yang mendeteksi sinyal saraf motoric otak.

Pengguna bisa menavigasi dengan menyentuhkan jari telunjuk dan ibu jari mereka untuk melakukan “klik” pada perangkat.

Baca Juga : Aston Martin Rencana Merilis Mobil Listrik Di Tahun 2025!

Meski canggih, beberapa Pakar privasi telah menyuarakan keprihatinan mereka tentang data apa yang dapat disimpan gelang pada penggunanya.

Facebook mengatakan sistemnya akan dapat beradaptasi dengan perilaku individu penggunanya dengan menggunakan system pembelajaran mesin (Machine Learning) untuk memprediksi apa yang penggunanya suka, tidak suka, dan minat lainnya secara real time atau waktu nyata.

Sistem mempelajari sesuatu tentang lokasi Anda dan objek utama, seperti sepatu lari Anda atau pengenalan aktivitas lainnya,” kata manajer sains riset Facebook Reality Labs Tanya Jonker.

“Dan ia mempelajari bahwa, di masa lalu, Anda sering meluncurkan aplikasi musik saat meninggalkan rumah dengan mengenakan sepatu itu.

“Kemudian, ia menanyakan Anda apakah Anda ingin memutar musik Anda – dan memungkinkan Anda untuk mengonfirmasinya hanya dengan satu klik.”

Resiko Kapitalisme Pengawasan Yang Muncul

Pakar digital ProPrivacy, Ray Walsh, mengatakan konsumen harus memastikan untuk tetap mendapat informasi tentang berapa banyak data mereka yang dibagikan dengan perusahaan, karena teknologi mulai popular digunakan

Baca Artikel Menarik Lainnya :

“Kesempatan untuk mengeksploitasi gerakan mata dan impuls saraf orang untuk mendeteksi apakah mereka tertarik pada konten menawarkan potensi tak terbatas untuk kapitalisme pengawasan,” katanya kepada BBC News.

“Legislator harus melihat secara dekat legalitas pengumpulan data baru ini dan penggunaan selanjutnya untuk memastikan bahwa konsumen terlindungi secara memadai.”

Versi pertama kacamata augmented-reality Facebook diharapkan akan dirilis pada akhir tahun ini.

Tidak heran karena memang Facebook sudah mengerjakan rencananya untuk platform VR-nya selama bertahun-tahun.

Perusahaan ini pertama kali menunjukkan minatnya pada teknologi ini pada awal 2014, ketika membeli perusahaan rintisan VR Oculus. Sekarang, hampir 10.000 dari 50.000 karyawannya bekerja di divisi Reality Labs. Dan bos Mark Zuckerburg mengatakan VR akan menjadi hal biasa pada tahun 2030.

Saingan Facebook, termasuk Apple dan Google, diyakini sedang mengerjakan produk augmented-reality serupa.

Sumber : www.bbc.com

Baca Artikel Berikutnya,

Terobosan AI dalam Mendeteksi Fibrasi Atrium (Penyebab Stroke)!

About the author

Techfor Id

Techfor Id

Add Comment

Leave a Comment