Blockchain cryptocurrency

Dubai Kini Menyediakan Pembelian Real Estate Melalui Bitcoin

Written by Techfor Id

Ikuti Jejak Tesla, Dubai Kini Menyediakan Pembelian Real Estate Melalui Bitcoin

Seiring meningkatnya daya darik Bitcoin dan langkah yang diambil CEO Tesla, Elon Musk, Sekarang dubai jadi ikut-ikutin menjajali tren digital.

Bahkan sampai mendukung dan memfasilitasi pembelian Real Estate menggunakan mata uang kripto seperti Bitcoin atau Ethereum.

Baca Juga :

Cara IOT & Blockchain Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

The Asset Advisors adalah salah satunya, ia merupakan sebuah perusahaan real estat yang berbasis di Dubai yang kini mulai mengadopsi metode pembayaran melalui mata uang kripto.

Sebuah perusahaan yang menawarkan investasi properti dan pilihan real estat kelas atas kepada investor, pembeli rumah, perusahaan, dan individu yang ingin pindah ke Dubai,

The Asset Advisors memungkinkan proses kepemilikan properti diselesaikan secara real-time atau waktu nyata  melalui pembayaran Bitcoin dan Ethereum .

Tether (USDT) juga diterima sebagai metode pembayaran, meskipun opsi paling populer tetap dipegang oleh Bitcoin dan Ethereum.

Menurut CEO dan pendiri The Asset Advisors, Fawzi Hamze, transaksinya aman dan transparan, dan klien bahkan tidak perlu berada di Dubai saat pembelian.

Dalam percakapan dengan Blockchain.news, Hamze menjelaskan tentang proses penggunaan Bitcoin dan Ethereum sebagai DP atau uang muka.

“Setelah klien mengonfirmasi properti yang ingin dimilikinya dan kami menyetujui harga, detail properti, dan jadwal pembayaran,

kami mengeluarkan OTP (Offer to Purchase) sebagai kontrak resmi pertama yang memastikan klien akan membeli properti.

Klien kemudian memberi tahu kami kripto mana yang lebih dia pilih untuk digunakan, dan kami memeriksa dengan pertukaran kripto pihak ketiga kami untuk persentase biaya. “

Baca Artikel Lainnya :

Untuk mewujudkan hal ini, The Asset Advisors bekerja sama dengan developer yang bertugas untuk menyetujui pertukaran crypto yang digunakan sebagai media dalam transaksi.

Hamze menjelaskan bahwa proses ini membuat transaksi menjadi efisien, transparan, dan aman.

Setelah pembayaran Bitcoin atau Ethereum dilakukan, klien akan menerima tanda terima konfirmasi dari pengembang The Asset Advisors.

Perjanjian jual beli kemudian akan dikirimkan ke klien melalui kurir yang menegaskan klien sebagai pemilik properti real estate tersebut.

Dengan kapitalisasi pasar Bitcoin melebihi US $ 1 triliun dan Ethereum mencapai US $ 300 miliar, Hamze mengatakan bahwa cryptocurrency sedang meningkat.

Dia menjelaskan bahwa perusahaan dan pengembang semakin ingin merangkul aset digital dan mengintegrasikannya ke dalam model bisnis mereka untuk merangsang inovasi dan pertumbuhan.

Dengan perumahan real estat, Hamze menjelaskan bahwa proses menjadi pemilik properti difasilitasi dan dipermudah serta dipercepat dengan cryptocurrency.

Sementara klien sebelumnya harus menunggu sekitar satu minggu atau lebih agar bank memulai proses investigasi dan mengumpulkan dokumen yang dibutuhkan,

tapi menggunakan Bitcoin dan Ethereum untuk membeli rumah menghindari waktu tunggu dan dapat membuat klien menjadi bisa jadi pemilik property dalam waktu singkat kurang dari 30 menit.

Memiliki real estat di Dubai memberikan banyak keuntungan bagi investor.

Karena Dubai merupakan salah satu lingkungan bebas pajak pendapatan dan capital gain, Kalau diterjemahkan, aturan ini bisa jadi peluang emas investasi besar bagi pembeli.

Selain itu, dibandingkan dengan kota global dan pusat keuangan lainnya seperti London, Hong Kong, dan New York, pasar property di Dubai terbukti lebih murah.

Sumber : blockchain.news

Baca Artikel Berikutnya,

Bisnis Mobil Elektrik Naik?

About the author

Techfor Id

Leave a Comment

Open chat