5 Tips StartUp-mu di invest Mandiri Capital Indonesia

9

Memiliki ide untuk membangun startup, jangan sampai dihalangi oleh keterbatasan dana. Ada banyak sekali perusahaan modal ventura yang bersedia menjadi investor untuk mendanai startup kamu. Salah satunya adalah Mandiri Capital Indonesia.

Meskipun baru berdiri sejak 2016, anak perusahaan Bank Mandiri itu telah mendanai belasan startup baru dengan total nilai investasi lebih dari Rp700 miliar. Mandiri Capital Indonesia memang aktif mencari startup, khususnya yang bergerak di bidang fintech untuk didanai agar dapat berkembang.

Kamu ingin jadi salah satunya? Cukup daftar dalam program Digital Incubator batch 3 yang akan dibuka pada Februari-Maret 2020.

Baca Juga : 5 Tips StartUp-mu di invest Mandiri Capital Indonesia

Agar startup kamu bisa lolos ke tahap inkubator dan mendapat pendanaan, simak tips-tips berikut dari Eddi Danusaputro, CEO PT Mandiri Capital Indonesia.

Pertama

“Saya dan tim selalu mencari startup yang bagus kemudian kita invest. Di hampir 4 tahun ini, startup yang bagus adalah startup yang trying to solve the problem. Jadi temen-temen yang ingin punya startup, harus come up with problem kemudian solve the problem,” kata Eddi di Jakarta beberapa waktu lalu.

Startup yang baik, bukan hanya memecahkan suatu masalah yang kecil, tetapi juga masalah yang besar.

Kedua

“Syarat kedua, problem yang dimiliki oleh startup harus cukup besar, jangan cuma problem yang dialami di lingkungan sendiri, harus luas dan berkepentingan untuk banyak orang,” kata Eddi.

Ketiga, Penting!

Yang ketiga, Mandiri Capital Indonesia mencari startup yang model bisnisnya tidak hanya mengandalkan bakar uang, tetapi memiliki model bisnis yang bisa mendatangkan revenue dan profit.

“Ini yang suka dilupakan. Startup itu harus ada path to profitability,” jelas Eddi.

Tempat Kursus Komputer Terbaik | Digital Marketing, Programming, SEO, Dll.

Keempat

Yang keempat adalah jeli memilih maupun membentuk founding team. Menurut praktisi model ventura itu, idealnya sebuah startup dimiliki oleh 2 sampai 4 founding yang berasal dari berbagai latar belakang dan memiliki komitmen untuk mengembangkan startup.

“Jangan bikin startup sendiri tapi jangan ber-9 juga. Mau bertiga berdua boleh kalo bisa cari yang ilmunya beda-beda, sehingga bisa saling komplementer,” lanjut Eddi.

Kelima

Yang terakhir atau kelima adalah harus terbuka dengan pendapat dari orang lain, apalagi pendaat dari calon investor.

“Investor itu cari orang yang passionate, bener-bener punya idealisme itu bagus, tapi jangan keras kepala. Kita sebagai investor punya saham juga di perusahaan, jadi harus dengerin juga masukan investor,” kata Eddi.

Bagaimana dengan startup kamu? Siap memenuhi syarat-syarat di atas khususnya memiliki pathways to profitability?

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Share.

About Author

Eddi Danusaputro

CEO di PT Mandiri Capital Indonesia