5 Cara Mudah Membuat Website dengan WordPress

1

Percaya atau tidak, bisa membuat website sendiri merupakan keuntungan yang harus dimiliki oleh setiap pemilik bisnis baik itu berskala kecil, hingga yang besar. Jika bisa membuat serta mengoptimalkan website yang dibuat, secara tidak langsung kamu akan lebih unggul dibanding kompetitor kamu.

Oleh karena itu, Pada artikel kali ini kami sajikan cara membuat website dengan wordpress dalam 5 langkah mudah. Tenang saja, pemula sekalipun bisa mengikuti tutorial nya.

Baca Juga : Memahami Style yang Ada Pada React Native

1. Pilih Platform Website Builder

Untuk membangun website kamu tentunya memerlukan platform untuk membangunnya. Ada ratusan lebih platform yang ada di Internet yang bisa kamu gunakan sesuai yang kamu inginkan. Namun disini saya menyarankan untuk menggunakan wordpress.

Selain banyak diminati, membangun website melalui wordpress sangatlah mudah karena berbasis GUI, dan kamu hanya perlu Drag & Drop untuk membuat layout atau tata letak desain web kamu.

Berikut ini keuntungan jika menggunakan WordPress :

  • Bersifat Open Source
  • Free atau gratis
  • Bisa digunakan untuk membangun website jenis apapun
  • Cepat, mudah dioptimasi, dan aman
  • Sangat SEO-Friendly

2. Tentukan Nama Website, Domain, & Hostingnya

Langkah selanjutnya ialah menentukan nama website, Domain, serta hostingnya. Disini kamu bebas menentukan nama yang kamu inginkan, tapi sangat disarankan untuk menyesuaikan namanya berdasarkan jenis websitenya.

Baca Juga :

Kalo kamu ingin membangun website untuk menjual baju online, maka sebaiknya menggunakan nama seperti tokobajumurah.com, atau gudanggrosirbaju.com.

Berikut ini adalah faktor-faktor yang perlu kamu perhatikan saat menentukan nama website, dan domainnya :

  • Mudah diingat dan diketik
  • Singkat
  • Unik, sisipkan nama brand kamu pada bagian awal nama website
  • Sesuai dengan niche website kamu.

Biasanya di setiap provider hosting terdapat fitur untuk menentukan nama website apa saja yang tersedia sesuai keyword yang kamu input. Berikut ini contohnya :

Setiap domain (.com, .net, .co.id) biasanya memiliki harga yang berbeda-beda, namun kebanyakan orang menggunakan .com karena lebih mudah diingat oleh pengunjung. Jika sudah, maka selanjutnya kamu perlu menentukan layanan hosting apa yang diinginkan.

Baca Juga :

Provider hosting (niagahoster, domainesia, bluehost) tentu memiliki paket hosting dengan harga dan fitur yang berbeda-beda. Bahkan ada yang menyediakan layanan hosting gratis untuk pelajar atau mahasiswa, tapi tentunya dengan fitur yang sangat terbatas.

Apabila kamu berniat membangun website yang serius, ada baiknya menggunakan paket hosting berbayar. Karena memiliki banyak fitur seperti lebih banyaknya kapasitas bandwith, memory, serta backup data secara rutin.

Provider hosting tentu memiliki fitur untuk menginstall website yang diinginkan, pada opsi ini kamu hanya perlu memilih platform wordpress. Nantinya kamu hanya perlu melakukan beberapa optimasi kecil saja tanpa memerlukan keahlian coding.

Baca Juga : Cara Menjadi Developer React Native Yang Dicari Banyak Perusahaan!

3. Bangun Website dengan WordPress

Untuk masuk ke panel wordpress kamu hanya perlu mengetik www.namadomainkamu.com/wp-admin pada URL browser kamu. Nantinya kamu akan diarahkan menuju panel admin wordpress  dari domain yang kamu pesan tadi.

Pada tahap ini kamu hanya perlu memasukan Username dan Password yang kamu set tadi ketika menentukan platform website builder di provider hosting.

Jika sudah, maka tampilan dashboard adminnya akan seperti berikut :

  1. Welcome Message : Beberapa area terpenting dari panel admin terdaftar sebagai quick shortcut link – ini biasanya berisi shortcut tentang cara membuat situs web yang kamu atur.
  2. Menampilkan status dari website kamu
  3. Posts : Fitur yang digunakan untuk membuat artikel atau postingan blog
  4. Media : Untuk memanage file media seperti Upload Image atau gambar
  5. Pages : Untuk membuat laman baru (sub-pages)
  6. Comment : Digunakan untuk mengatur fitur komentar di website / blog kamu
  7. Appearance : Untuk Mengganti desain website atau mengoptimasi desain yang sudah diterapkan
  8. Plugin : Menu yang digunakan untuk menginstall Plugin di website
  9. User : Untuk mengatur Multi-user yang bisa mengakses panel admin website kamu
  10.  Setting : Berisi pengaturan umum terkait website kamu.

Baca Juga :

Setelah mengenal apa saja yang ada di panel admin wordpress, diawah ini ada 3 langkah penting yang harus kamu lakukan sebelum kita melangkah ke tahap berikutnya :

  • Set Permalink

Permalinks menentukan bagaimana masing-masing halaman web alias URL disusun dalam situs kamu.

Struktur yang paling optimal adalah memiliki judul halaman di URL. Misalnya, halaman “tentang” kamu akan lebih optimal jika diatur menjadi websitekamu.com/tentang. Mengatur permalink dengan benar akan memungkinkan kamu untuk melakukan hal tersebut. ]

Untuk mengatur permalink, kamu hanya perlu ke menu Setting >> Permalink dari menu sidebar lalu lalu pilih opsi berikut :

  • Atur Website kamu menjadi Public

Agar website kamu bisa terindeks oleh google dan mudah ditemukan kamu perlu mengatur website kamu agar google bisa menrayapi (crawling) website kamu. Caranya ialah pergi ke menu Setting >> Reading dan pastikan kolom “Discourage Search Engine…” tidak di ceklis.

Baca Juga : Cara Menggunakan Handling Text Input Pada React Native

  • Set Title dan Tagline Website

Buka menu Setting  → General dan atur Field Title dan Tagline sesuai yang kamu inginkan

Title dan tagline situs kamu mungkin muncul di berbagai tempat di seluruh situs. Beberapa tema WordPress menampilkan yang ada di beranda dan dalam deskripsi SEO – yang digunakan Google saat mendaftarkan situs web kamu di halaman hasil pencarian

4. Memilih Desain / Tema Website

Sudah paham tentang bagian-bagian dasbor WordPress. Selanjutnya kamu bisa memasang tema WordPress melalui dasbor tersebut di bagian menu navigasi Appearance.

Kamu bisa mencari tema melalui kolom search di menu tersebut atau mengunggah sendiri tema yang kamu unduh dari website lain melalui Upload Theme.

5. Membuat Menu & Post pada Website

Ada beberapa halaman yang harus dimiliki semua situs web, terlepas dari maksud atau tujuannya.

Untuk melakukannya, cukup buka dasbor WordPress kamu, lalu Pages → Add New :

  1. Judul dari Menu / laman
  2. Isi konten dari Menu yang dibuat
  3. Kamu bisa menambahkan gambar dengan menekan tombol ini
  4. Untuk melihat tampilan website secara Visual maupun Text editor
  5. Untuk mempublish atau menambahkan menu ke website
  6. Mengatur perihal komentar pada menu website kamu
  7. Sebagian besar tema WordPress mengambil gambar unggulan dan menampilkannya di suatu tempat di tempat yang menonjol di samping halaman kamu.

Baca Juga :

Untuk membuat post baru di WordPress, buka Add New di bawah Posts atau pilih New -> Post di toolbar bagian atas.

Halaman edit yang disertai berbagai fitur untuk mempublish post akan muncul. Ketik judul post terlebih dulu. Kemudian, ketik konten post pada area yang telah disediakan. Jika ingin memformat teks, gunakan opsi toolbar. Toolbar tersebut hampir sama dengan toolbar yang kamu gunakan di MS Word atau text editor populer lainnya.

Di sisi kanan halaman, kamu akan melihat semacam meta box. Tiap box memiliki fungsi khusus.

  • Publish. Di sini kamu dapat mengubah status dan visibilitas post. Buatlah jadwalnya. Dengan mengklik tombol Publish, post kamu dapat dibaca oleh pengunjung. Jika ingin menghapus post, klik tombol Move to Trash.
  • Categories. Pada box ini, kamu dapat menentukan kategori post yang lebih spesifik. Bahkan Anda bisa membuat kategori baru dengan mengklik tombol +Add New Category.
  • Tags mempermudah kamu untuk menambahkan tag baru dengan cepat.
  • Featured Image, kamu dapat menentukan gambar fitur untuk post di sini. Gambar fitur akan muncul di sisi post paling atas (lokasi gambar akan berbeda tergantung pada tema).

Selamat, website kamu sudah jadi. Kamu bisa melakukan beberapa modifikasi sesuai yang kamu inginkan. Jangan takut untuk mencoba hal-hal baru dan mencari tahu fitur apa saja yang ada pada wordpress.

Berikutnya Baca : Proses Installasi dan Konfigurasi CodeIgniter

Sumber : themeisle.com

Share.

About Author

Techfor Id

1 Komentar

  1. Pingback: Pentingnya Fragment Dalam React JS | TechForID

Leave A Reply