Teknologi Futuristik

Aplikasi Ini Berhasil Ungkap Data yang Google Sembunyikan Platform Baru iOS

duckduckgo
Techfor Id
Written by Techfor Id

Ungkap Data

DuckDuckGo menggugat Google atas pelanggaran label privasi barunya di iOS.

Yang mengungkapkan berapa banyak data yang dikumpulkan perusahaan tersebut dari pengguna iPhone.

Seperti yang sekarang diwajibkan oleh Apple,

Google wajib memberikan label privasi untuk setiap aplikasi yang mencantumkan data yang mereka kumpulkan dari pengguna dan untuk apa data tersebut digunakan.

Daftar panjang informasi yang dikumpulkan Google dari pengguna aplikasi iOS adalah subjek serangan terbaru DuckDuckGo terhadap raksasa penelusuran itu.

Baca Juga : 4 Teknologi Ramah Berkendara !

Pihak DuckDuckGo bahkan sampai memuat pesan berikut di semua kanal media sosialnya :

Pernyataan DuckDuckGo ini mengacu pada lamanya waktu yang dibutuhkan Google untuk memperbarui aplikasi Google dan Chrome-nya di platform iOS baru.

Padahal Berbulan-bulan tanpa adanya pembaruan adalah hal yang tidak biasa untuk aplikasi Google mana pun, yang memicu spekulasi, Google tidak begitu senang dengan aturan baru Apple.

Selama aplikasi Google tidak diperbarui, mereka tidak diharuskan memiliki label privasi.

Google Ingin Menyembunyikan Informasi

DuckDuckGo mengklaim kalau Google ingin menyembunyikan informasi dari orang-orang, menyindir bahwa jumlah data yang dikumpulkan sama saja dengan memata-matai aktifitas internet pengguna.

Baca Artikel Lainnya :

Sekarang setelah aplikasi utama Google akhirnya diperbarui, label privasi tersedia untuk dilihat semua orang.

Label privasi adalah ukuran transparansi baru yang diperkenalkan oleh Apple yang mewajibkan pengembang untuk melaporkan sendiri informasi yang mereka kumpulkan dari orang-orang yang mengunduh aplikasi mereka.

Label ditampilkan di App Store iOS pada halaman unduhan aplikasi.

Ide di balik label privasi adalah untuk memungkinkan pengguna membuat keputusan yang tepat tentang data yang mereka serahkan ke perusahaan saat memasang aplikasi.

Saat menelusuri balasan tweet DuckDuckGo, tampaknya banyak yang tidak terganggu dengan jumlah data yang dikumpulkan Google.

Beberapa diantaranya bahkan mengatakan bahwa hal tersebut baik karena mengarah ke hasil penelusuran yang lebih baik.

Baca Juga : Bank Pertama Amerika Serikat yang Tawarkan Investasi Dana Bitcoin

Tapi, pertumbuhan DuckDuckGo baru-baru ini, mulai ada pengguna yang menerima pesan perusahaan dan menghargai adanya alternatif pribadi dimana privasi tetap aman dan terjaga.

Pasalnya DuckDuckGo mencapai rekor tertingginya dalam hal jumlah penelusuran di awal tahun ini dan menjadi mesin telusur seluler terbesar kedua di AS.

Pertumbuhannya yang terus berlanjut sepanjang tahun sejauh ini menunjukkan bahwa momentumnya tidak melambat dan mungkin bisa menyaingi Google dalam persaingan platform mesin pencarian..

Waktu serangan ini juga datang pada waktu yang menarik.

Sebab Google menjadi berita utama minggu lalu setelah gugatan class action senilai US$ 5 miliar yang diajukan terhadap perusahaan karena praktik pengumpulan datanya di Chrome.

Baca Artikel Berikutnya,

Bagaimana Pandemi Covid-19 Bisa Mempercepat Dominasi Teknologi Internet Of Thing (IoT)

About the author

Techfor Id

Techfor Id

Add Comment

Leave a Comment