Dampak Startup di Indonesia Terhadap Industri Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM)

7

Di era yang serba digital ini aktivitas sehari-hari manusia banyak dibantu dan dipermudah oleh adanya teknologi. Banyak industri yang menyediakan beragam produk dan layanannya secara online. Sebut saja salah satu industri rintisan atau startup yang menyediakan layanan transportasi pesan antar yaitu Gojek.

Gojek telah berkembang sangat pesat di lima tahun terakhir ini hingga layak disebut startup unicorn. Istilah unicorn sendiri merujuk pada industri startup yang memiliki valuasi lebih dari 1 miliar dolar Amerika atau setara dengan 1,42 triliun rupiah. Sebelum membahas lebih lanjut tentang startup, kita perlu mengetahui apa itu yang dimaksud industri startup.

Industri usaha rintisan atau startup adalah suatu perusahaan baru yang didirikan oleh satu atau beberapa orang wirausahawan dimana dalam usahanya menawarkan produk atau jasa inovatif yang dijual ke pasaran. Hal yang membedakan startup dengan industri usaha pada umumnya adalah pemanfaatan teknologi digital dalam menjalankan aktivitas operasionalnya.

Website

Dengan adanya teknologi digital aktivitas usaha menjadi sangat terbantu misalnya saja dari segi sistem operasional yang terbarukan. Oleh karena itu sekarang banyak bermunculan startup di Indonesia yang sukses. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ada Gojek yang kini bahkan telah disebut sebagai Decacorn karena memiliki valuasi sebesar 10 miliar dolar Amerika atau setara dengan 142 triliun rupiah.

Tempat Kursus Komputer Terbaik | Digital Marketing, Programming, SEO, Dll.

Aset Gojek yang besar ini dihitung bukan hanya dari aset tangible saja melainkan mempunyai aset intangible yang tak kalah besar. Aset intangible ini berbentuk skill, keterampilan, ide dan brand, jenis aset ini tidak dapat dijaminkan kepada instansi perbankan karena melekat pada ekosistem usahanya. Selain itu yang membuat Gojek bernilai besar adalah relasi startup ini yang berada dimana-mana.

Baca Juga : Startup Terbaik Indonesia

Gojek memiliki banyak mitra UMKM yang menyebar di seluruh Indonesia. Hal ini bisa kita lihat dari aplikasinya yang menyatukan pemilik warung, kafe, restoran bahkan pemilik jasa cleaning service.

Gojek bermitra dengan banyak UMKM di Indonesia secara langsung dapat memberikan dampak terhadap perkembangannya. Dengan demikian kita dapat melihat interaksi positif antara keberadaan startup dengan peningkatan industri UMKM di Indonesia.

Dampak Startup Terhadap UMKM

Berikut ini adalah beberapa dampak yang dihasilkan oleh kehadiran startup terhadap industri UMKM di Indonesia:

1. Menawarkan Solusi Pada Sistem Operasional

Banyaknya startup berbasis digital yang bermunculan di Indonesia secara langsung dapat membantu perkembangan industri UMKM. Bantuan ini dapat dilakukan melalui pembaruan sistem operasional dari UMKM tersebut.

Selama ini banyak pemilik usaha yang merasa aktivitas operasionalnya sudah berjalan baik sehingga belum terlintas untuk melakukan sebuah terobosan. Padahal terobosan dapat dilakukan untuk sistem operasional pada industri usaha guna memaksimalkan aktivitas lainnya.

Misalnya saja ada industri startup yang bergerak dalam penyediaan layanan point-of-sale yang berbasis cloud, startup tersebut adalah Moka. Layanan yang ditawarkan Moka adalah pengelolaan aktivitas keuangan secara otomatis berupa aplikasi mesin kasir.

Mesin kasir ini bekerja untuk mengatur dan memantau cash flow dari usaha yang dijalankan. Kemudian aplikasi mesin kasir ini juga terintegrasi dengan aplikasi pembayaran online seperti Gopay, DANA dan OVO. Dengan integrasi ini otomatis beragam promo dari aplikasi pembayaran akan secara tidak langsung meningkatkan penjualan.  

Baca Juga :

2. Membantu Industri Pada Sektor Pendanaan

Salah satu masalah yang dihadapi industri UMKM di Indonesia adalah sektor pendanaan pada aktivitas usahanya. Namun hal tersebut dapat diatasi seiring dengan hadirnya startup yang menawarkan pinjaman modal usaha.

Contoh startup yang menawarkan pinjaman modal adalah Tokopedia. Fitur yang ditawarkan Tokopedia berupa pinjaman modal dimana program ini adalah hasil kerjasama Tokopedia dengan mitra penyedia pinjaman untuk merchant Tokopedia dalam mengembangkan bisnisnya.

Selain Tokopedia adapun pesaingnya yakni Bukalapak yang juga menyediakan pinjaman modal bagi mitra usahanya melalui fitur BukaModal dan Modal Mitra. Sama halnya dengan Tokopedia, Bukalapak menghadirkan fitur pinjaman sebagai hasil kerjasama dengan beberapa fintech seperti Modalku, Investree, Taralite, dan Koinworks.

Baca Juga : Contoh Startup yang Layak Diperhitungkan Sebagai Startup Potensial 2020, Siapa Saja Mereka?

3. Mempermudah Aktivitas Pemasaran

Pemasaran sebuah bisnis kini tidak hanya dilakukan dengan aktivitas fisik seperti promosi door-to-door atau mulut ke mulut melainkan pemasaran secara online. Pemasaran jenis ini dinilai lebih efektif karena jangkauan pemasaran yang luas juga dapat menjangkau target market lebih efektif.

Misalnya jika industri UMKM mendaftar menjadi mitra Gojek atau merchant di Tokopedia maka secara otomatis industri tersebut akan terekspos keberadaannya kepada seluruh pengguna Gojek dan Tokopedia yang secara spesifik mencari produk atau layanan tertentu. Pencarian yang dengan personalisasi pada semua aplikasi startup ini akan memudahkan industri usaha mencapai target marketnya.

Baca Juga : Startup Unicorn di Indonesia !

3. Memberikan Edukasi dan Pelatihan Terhadap Industri UMKM

Pemerintah sadar bahwa startup memberikan dampak yang cukup baik terhadap perkembangan usaha UMKM di Indonesia. Oleh karena itu kini pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi membuat program kerja bernama Grebek Pasar dimana startup inkubator membantu usaha UMKM di daerah untuk go online.

Pada program ini beragam startup lokal diundang untuk memberikan pelatihan dan edukasi kepada relawan Pandu Digital yang nantinya akan membimbing dan mengenalkan produk dari startup digital sehingga dapat diaplikasikan pada aktivitas usaha di industri usaha UMKM daerah-daerah di seluruh Indonesia. Melalui program ini diharapkan industri UMKM dapat menjangkau pemasaran yang lebih luas sehingga dapat meningkatkan penjualannya.

Baca Juga : Usaha Rintisan Yang Sekarang Sedang Berkembang

Berdasarkan beberapa poin di atas kita menjadi paham bahwa kehadiran startup di Indonesia berdampak untuk seluruh lapisan masyarakat. Startup tersebut bisa menjadi penghubung yang mempertemukan konsumen dan penjual secara efektif sehingga kedua belah pihak dapat diuntungkan. Konsumen mendapatkan produk yang sesuai dan pelaku usaha dapat menemukan konsumen yang sesuai dengan target pasarnya.

Berikutnya Baca : Ingin Bangun Startup? Wajib Perhatikan Manajemen Startup?

Sumber : https://uzone.id/dampak-inovasi-startup-terhadap-tumbuh-kembang-umkm-indonesia

Share.

About Author

Techfor Id