Macam-Macam GUI pada Berbagai Aplikasi & Sistem Operasi

0

Graphical User Interface dalam komputer digunakan untuk sebagai penghubung berbasis antarmuka agar bisa berinteraksi dengan penggunanya. Contoh praktik GUI biasanya divisualisasikan dalam bentuk Gambar atau Icon untuk menjalankan perintah tertentu pada komputer.

Selain di komputer, penerapan GUI juga tersebar di komponen lain seperti Mesin ATM, Mesin Kasir, E-Toll, dan yang lainnya. Dalam perangkat mobile atau smartphone, penerapan GUI dilakukan dengan menghadirkan fitur touchscreen atau layar sentuh. Pengguna hanya perlu menyentuh suatu icon pada layar smartphone mereka untuk membuka aplikasinya

Baca Juga :

Berikut Ini adalah berbagai macam GUI yang digunakan pada berbagai macam User Interface program populer yaitu :

Winform Visual Studio

Aplikasi Winform mendukung berbagai macam bahasa program antara lain bahasa program C#, VB.NET dan juga F# berikut ini adalah tampilannya

Tkinter GUI Python

Tkinter merupakan sebuah GUI yang digunakan oleh python secara built-in yang artinya tidak perlu diinstal tambahan lain atau bisa dikatakan library ini sudah menjadi kesatuan dengan bahasan pemrograman python. Sehingga jika kita menginstall python, maka kita juga menginstall tkinter ini juga.

Windows 10

Windows 10 merupakan Sistem Operasi berbasis GUI yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation. Windows sendiri merupakan jenis sistem operasi komputer yang paling banyak digunakan di dunia. Hampir semua merk laptop pasti menggunakan sistem operasi ini. Versi Windows paling baru memiliki fitur yang lebih canggih dan antarmuka lebih intuitif.

Baca Juga: Langkah Membuat User Research yang Baik!

Windows 10 sebagai sistem operasi terbaru memiliki beragam fitur andalan, salah satunya adalah asisten digital Cortana yang memungkinkan kamu bisa memberikan perintah ke laptop melalui perintah suara.

Mac OS

Mac OS (Macintosh) adalah jenis sistem operasi buatan Apple. Tidak seperti Windows, macOS hanya tersedia khusus pada laptop atau PC buatan Apple, seperti: MacBook, iMac, Mac Pro, dan Mac Mini. Semua versi macOS terbaru kini dikenal dengan seri OS X (dibaca OS Ten).

Beberapa versi terbaru macOS di antaranya adalah: El Capitan, Yosemite, Mavericks, Mountain Lion, hingga yang terbaru adalah High Sierra.

Antarmuka macOS berbeda jauh dengan Windows OS, sehingga untuk pengguna Windows yang ingin beralih ke macOS pasti membutuhkan waktu adaptasi yang cukup lama. Namun begitu, banyak orang yang lebih suka bekerja dengan macOS karena dianggap lebih intuitif dan responsif.

Baca Juga : 10 Tools Terbaik untuk Membangun Desain UI!

Lazarus IDE Pascal

Lazarus IDE menyediakan fitur mirip microsoft visual basic dan borland delphi. Untuk membuat aplikasi windows dengan cekat. Aplikasi ini bisa digunakan dengan gratis, sehingga bahasa pascal yang kamu pelajari masih bisa digunakan.

Linux OS

Linux adalah jenis sistem operasi bersifat open source di mana kode pemrogamannya (source code) bisa dimodifikasi dan dipakai siapa saja di seluruh dunia. Sistem operasi Linux berbeda dengan Windows dan macOS karena sistem operasi ini bersifat gratis.

Selain itu, ada banyak varian Linux yang beredar sehingga kamu bisa pilih mana sistem operasi yang paling pas dengan kebutuhan.

Linux memang tidak banyak digunakan, bahkan pangsa pasarnya hanya 2% dari seluruh sistem operasi secara global. Akan tetapi, banyak komputer server di dunia menggunakan Linux karena lebih mudah dimodifikasi.

Baca Juga :

Framework Javascript Untuk Membangun GUI

Javascript biasanya identik dengan bahasa pemrograman yang biasanya digunakan untuk membuat aplikasi web.

namun dengan kemunculan Nodejs, Javascript bisa digunakan berbagai macam aplikasi seperti Dekstop, Mobile, IoT, server, game dan masih banyak lagi.

1. Electron

Electron atau biasa disebut dengan atom shell, merupakan framework yang dibuat oleh github. electron menggunakan nodejs sebagai backend dan chromium sebagai front-end.

2. NW.js

Disebut juga sebagai node-webkit karena menggunakan nodejs dan chromium, namun framework ini dbuat oleh intel.

3. App.js

sama seperti Electron maupun NW.js, namun project ini juga sepertinya sudah lama tidak digunakan.

Baca Juga : Ingin Desain UX Aplikasi Androidmu Optimal ? Simak 4 Point Penting Berikut!

4. Meteor

Framework ini cocok untuk aplikasi mobile, web dan dekstop. meteor ini dikembangkan oleh meteor development group, sebuah startup yang diinkubasi oleh Y Combinator.

5. Proton Native

Proton Native dikembangkan sebagai alternatif electron, karena dalam framework ini menggunakan widget native dari sistem informasi sehingga tidak memerlukan chromium seperti electron.

Berikutnya Baca : CLI VS GUI : Mana yang Lebih Baik Menurutmu ?

Sumber : Medium.com

Share.

About Author

Techfor Id

Leave A Reply