Graphic User Interface (GUI) adalah Sistem antarmuka antara pengguna dan komputer yang ditampilkan dalam bentuk grafis seperti gambar, icon, bentuk, dan lain-lain. Saat membangun desain, contohlah kamu ingin membuat website, kamu pastinya berusaha memikirkan jenis desain apa yang sekiranya cocok dan sesuai dengan pengunjung website kamu.
Guna membantu kalian dalam mencapai hal tersebut. Dibawah ini kami sajikan 18 Konsep dasar membangun GUI yang optimal buat desain kamu :
1. Tampilan Yang Enak Dilihat (Aesthetically Pleasing).
Berikan daya tarik visual pada desain dengan mengikuti prinsip-prinsip presentasi dan desain grafis berikut :
- Gunakan gambar yang penuh warna namun tidak terlalu mencolok
- Tingkatkan kualitas gambar agar user bisa menikmati dengan jelas gambar kamu
- Sederhanakan warna dan grafis kamu secara efisien
Baca Juga : Kelebihan Sistem Operasi (OS) Berbasis Graphic User Interface (GUI)
2. Kejelasan (Clarity)
Antarmuka harus jelas secara visual, konseptual dan linguistik, termasuk :
- Elemen Visual
- Fungsi
- Metaphors
- Kata dan Text
3. Tingkat Kecocokan (Compability)
Pastikan desain kamu cocok dengan :
- Si pengguna
- Task dan fungsi pada desain kamu
- Produk
- Adopsi perspektif pengguna

4. Komprehensif (Comprehensibility)
Suatu sistem harus mudah dipahami dan dipelajari. Seorang pengguna harus mengetahui hal berikut ini pada desain kamu :
- Apa yang dilakukan ?
- Apa yang mereka lihat ?
- Kapan mereka melakukannya ?
- Dimana mereka melakukannya ?
- Mengapa mereka melakukannya ?
- Bagaimana Cara mereka melakukannya ?
- Alur tindakan, tanggapan, persiapan visual, dan informasi harus dalam urutan yang masuk akal yang mudah diingat dan ditempatkan dalam konteks yang jelas.
5. Configurability
Memungkinkan personalisasi yang mudah, konfigurasi dan konfigurasi ulang pengaturan untuk pengguna.
- Meningkatkan rasa kontrol
- Mendorong peran aktif dalam pemahaman
Baca Juga :
- Fungsi User Interface (UI) dalam membangun Desain yang Optimal
- 8 Contoh User Interface (UI) yang Ada di Kehidupan Sehari-hari
6. Konsisten
Meskipun melalui banyak update atau perubahan, suatu sistem haruslah :
- Memiliki tampilan yang mirip
- Memiliki kegunaan yang serupa.
- Beroperasi dengan cara yang sama
- Tindakan yang sama harus selalu menghasilkan hasil yang sama.
- Fungsi elemen tidak boleh berubah
- Posisi elemen standar tidak boleh berubah.
7. Control
Pengguna harus memiliki kendali atas interaksi pada desain kamu
- Suatu action harus dihasilkan dari permintaan pengguna secara eksplisit
- Action harus dilakukan dengan cepat
- Action harus mampu menghentikan atau mengakhiri
- Pengguna seharusnya tidak pernah terputus karena kesalahan
- Konteks yang dipertahankan harus dari perspektif pengguna.
- Sarana untuk mencapai tujuan harus fleksibel dan kompatibel dengan keterampilan, pengalaman, kebiasaan, dan preferensi pengguna.
- Hindari mode karena mereka membatasi tindakan yang tersedia bagi pengguna.
- Izinkan pengguna untuk menyesuaikan aspek antarmuka, sambil selalu menyediakan serangkaian standar yang tepat.
Baca Juga : Mengapa User Interface (UI) Penting Dalam Membangun Desain?
8. Directness
Menyediakan cara langsung untuk menyelesaikan suatu tugas (task) :
- Alternatif yang tersedia harus terlihat secara visual,
- Efek tindakan pada objek harus terlihat.
9. Efisien
- Minimalkan gerakan mata dan tangan, dan tindakan kontrol lainnya.
- Transisi antara berbagai kontrol sistem harus mengalir dengan mudah dan bebas.
- Sistem navigasi harus sesingkat mungkin.
- Gerakan mata melalui layar harus jelas dan berurutan.
- Mengantisipasi keinginan dan kebutuhan pengguna bila memungkinkan.
10. Mudah Dikenali (Familiarity)
Gunakan konsep bahasa yang akrab bagi pengguna.
- Menjaga antarmuka tetap alami, meniru pola perilaku pengguna.
- Gunakan metafora dunia nyata.
Baca Juga :
- Ingin Jago Desain ? Simak Pengertian Desain User Interface (UI)!
- Kuasai 8 Software Desain UI/UX Ini Dijamin Gampang Cari Pekerjaan!
11. Flexibility
Suatu sistem harus fleksibel terhadap berbagai kebutuhan penggunanya, memungkinkan tingkat dan jenis kinerja berdasarkan:
- Pengetahuan dan keterampilan masing-masing pengguna.
- Pengalaman setiap pengguna.
- Preferensi pribadi setiap pengguna
- Kebiasaan setiap pengguna
- Kondisi saat itu
12. Forgiveness
- Berikan opsi bantuan ketika pengguna melakukan kesalahan pada desain kamu
- Ketika kesalahan terjadi, berikan pesan konstruktif cara mengatasinya.
13. Predictability
Pengguna harus dapat mengantisipasi perkembangan suatu task atau tugas yang ada pada desain kamu.
- Berikan elemen layar yang berbeda dan dapat dikenali
- Berikan isyarat pada hasil tindakan yang akan dilakukan
- Semua harapan harus dipenuhi secara seragam dan lengkap.
Baca Juga : Mengenal Perbedaan UI/UX Desain!
14. Recovery
Suatu sistem harus mengizinkan :
- Perintah atau tindakan untuk dihapuskan atau dibalik.
- Kembali ke titik tertentu jika kesulitan muncul (Undo).
15. Responsive
Suatu sistem harus bisa dengan cepat merespon permintaan pengguna dan responsif meliputi hal :
- Visual
- Textual
- Auditory
16. Simpel
- Buat Desain Interface sesederhana mungkin
- Berikan fitur default
- Minimalkan titik alignment layar.
- Berikan keseragaman dan konsistensi
17. Transparansi
- Mengizinkan pengguna untuk fokus pada tugas atau task, tanpa mempedulikan mekanisme antarmuka.
Berikutnya Baca : CLI VS GUI : Mana yang Lebih Baik Menurutmu ?
Sumber : en.wikibooks.org
[…] 18 Konsep Dasar Graphic User Interface (GUI)! Desainer Wajib Tahu […]
[…] 18 Konsep Dasar Graphic User Interface (GUI)! Desainer Wajib Tahu […]
[…] Baca Juga : 18 Konsep Dasar Graphic User Interface (GUI)! Desainer Wajib Tahu […]